Sintang

KAMIS (24/04/2014): (-PARLEMEN-): DPRD Kalsel Rekomendasikan Pemprov Tambah Rumah Sakit *** DPRD Minta Pemprov Kalsel Selesaikan Masalah Perbatasan *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemerintah Daerah Diminta Konsisten Lindungi Lahan Pertanian *** Tabalong Kembangkan Budi Daya Padi Metode Sri *** (-KALIMANTAN TENGAH-): PWI Kalteng Gelar Pelatihan Teknologi Informatika *** Bupati Percayakan Pembahasan Provinsi Kotawaringin Ke Tim *** Perwakilan Mahasiswa Se-Kalteng Desak Penyelesaian Sengketa Lahan *** (-SPORT-): Persiapan Porprov Bikin KONI Kaltim "Galau" *** (-KALIMANTAN UTARA-): Malaysia Pulangkan 97 TKI Bermasalah Via Nunukan *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Bupati: PDAM Harus Sigap Respon Keluhan Pelanggan *** (-KALIMANTAN BARAT-): Pontianak Wakili Kalbar Ke Fasi Nasional *** Mahasiswa UPN Akan KKN Di Perbatasan Entikong *** (-EKONOMI-): Pemkot Pontianak Berencana Perluas Pelabuhan Senghie *** (-PEMILU-): Polisi Tetapkan Komisioner KPU Kutai Timur Tersangka *** Rapat Pleno KPU Provinsi Kalbar Dihentikan Sementara

Banner
Banner

Pemkot Pontianak Bangun Pasar Kemuning Akhir 2011

Komentar (0)

13 Maret 2011, 04:25:02 WIB oleh Admin

Print

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Pemerintah Kota Pontianak akan membangun dan menata Pasar Kemuning pada akhir tahun 2011 menjadi pasar tradisional semi modern.

"Rencananya kami akan membangun pasar tersebut dua lantai, lantai dasar untuk pedagang lama, sementara di atas bagi pedagang kaki lima," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Sabtu (12/03/2011).

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan sosialisasi terkait rencana pembangunan pasar itu dengan konsep tetap mempertahankan pasar tradisional semi modern.

"Ada sekitar 91 pedagang lama, sementara untuk PKL sedang kami lakukan pendataan," ujarnya.

Luas lahan yang akan dibangun sekitar 2.000 meter persegi termasuk lahan untuk terminal oplet. "Pembangunan Pasar Kemuning lebih difokuskan untuk menata pasar tersebut yang saat ini cukup kumuh karena tidak teratur," kata Edi.

Pemerintah Kota Pontianak akhir tahun 2010 telah sukses merelokasi ratusan PKL yang berada di kawasan Pasar Sudirman ke Pasar Cempaka.

Eks PKL Pasar Sudirman juga digratiskan biaya hak pakai sebesar Rp70 juta kepada 140 pedagang kaki lima yang telah menempati Pasar Cempaka di kota itu.

Para PKL itu juga diberikan keringanan angsuran kredit bank sebanyak tiga bulan dan biaya pemasangan listriknya gratis.

Pemerintah Kota Pontianak dalam menata beberapa kawasan PKL bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu pembangunan Pasar Dahlia, yang menampung sekitar 800 PKL, Pasar Mawar dengan 1.000 PKL, dan PKL di kompleks lapangan Persipon (PSP) sebanyak 115 orang.

Pemkot Pontianak menargetkan lima tahun ke depan PKL yang masih semrawut bisa tertata dengan baik. Saat ini ada sekitar 13 ribu PKL yang perlu ditata agar Kota Pontianak tidak tampak semrawut. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number