Sintang

JUMAT (21/11/2014): (-SINTANG-): Polsek Kelam Terima 6 Pucuk Senpi Rakitan Dari Warga *** Kelurahan Akcaya Miliki Gedung Baru *** (-PARLEMEN-): DPRD Sekadau Paripurna Sahkan Pimpinan Definitif *** (-SEKADAU-): Masyarakat Dihimbau Waspadai Banjir *** BBM Naik, Tarif Angkutan Bakal Naik Hingga 30 Persen

Banner
Banner

DISDIK KALBAR: INSENTIF GURU PERBATASAN TERKENDALA KEUANGAN

Komentar (13)

17 Agustus 2011, 14:25:11 WIB oleh Admin | dilihat: 162 kali

Print

Kaliamantan Barat - PONTIANAK, (kalimantan-news) - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat Alexius Akim mengatakan, pihaknya tidak dapat memenuhi insentif guru perbatasan karena terkendala keuangan negara.

"Insentif sudah kami ajukan sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan. Hanya saja keterbatasan dari keuangan negara maka diberikanlah kuota tidak sesuai dengan yang diajukan," kata Akim di Pontianak, Rabu.

Akan tetapi, kata dia, solusi yang diberikan oleh pemerintah pusat guru yang belum termasuk dalam kuota penerima akan dibayarkan insentifnya pada tahun berikutnya.

"Misalnya saja dana tahun ini untuk pembayaran kuota guru yang menerima tahun lalu," jelas Akim.

Ia berharap mereka yang belum mendapatkan insentif pada tahun ini, akan dibayarkan pada tahun depan.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pendidikan Tinggi dan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan Kalbar Maliki mengatakan, pada 2010 Kalbar mendapatkan kuota insentif kepada 4.489 orang guru, sedangkan pada tahun 2011 hanya 2.200 orang guru.

"Jadi masih ada sekitar 2.289 guru yang tidak lagi menerima tunjangan," ungkap Maliki.

Kuota itu, kata dia, yang menentukan Kementerian Pendidikan Nasional, dan Disdik Kalbar hanya tinggal mendistribusikannya ke daerah.

Tahun 2010, besarnya tunjangan untuk guru-guru di daerah perbatasan yakni Rp1,35 juta per orang per bulan.

"Tahun ini, besarnya tunjangan naik signifikan menjadi Rp2,2 juta per orang per bulan. Mungkin, itu yang menyebabkan kuota penerima tunjangan khusus itu turun," kata Maliki.

Ia menilai, kebijakan menaikkan uang tunjangan daerah khusus menjadi Rp2,2 juta per bulan sebenarnya kurang tepat. Melihat kondisi daerah, lebih baik tunjangan tetap sebesar Rp1,35 juta per bulan, tetapi jumlah guru yang menerima tunjangan diperbanyak. (das/ant)

Komentar (13)

Beri Komentar
  • johansyah

    johansyah:

    11 Oktober 2011, 19:05:17 WIB

    Oktober 2011 ini pun banyak guru di daerah perbatasan yang tidak menerima tunjangan daerah khusus, padahal dalam petunjuk teknis penetapan penerima tunjangan khusus tercantum ENTIKONG dan BALAI KARANGAN adalah daerah khusus perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. ironinya lagi guru yang bertugas di kabupaten kota mendapatkan tunjangan khusus yang notabene tidak termasuk dalam daftar daerah khusus perbatasan maupun terpencil, atas kejadian tersebut direncanakan Guru guru yang tidak mendapatkan tunjangan khusus yang berkisar 300 sampai 400 guru akan melakukan aksi MOGOK Mengajar dalam waktu dekat ini

  • Aldy

    Aldy:

    26 Oktober 2011, 15:19:38 WIB

    Benar sekali...! sungguh ironi, daerah yang berjarak 4km dari perbatasan Malaysia tidak menerima tunjangan tersebut. kemana mata para pejabat tinggi Kab. Sanggau ini, apakah terlelap atau pura-pura tidak melihat?

    jika selalu Entikong, Balai Karangan daerah sekitar Selalu dianaktirikan, maka tidak salah jika akan terbentuk kab. Baru yaitu "Kapuas Raya"

  • Fauzan Fathul Hudha

    Fauzan Fathul Hudha:

    21 Januari 2012, 08:23:52 WIB

    di kabupaten Kapuas Hulu bahkan Terjadi Keanehan. tidak semua yang nama yang ada di dalam SK penerima Tunjangan Khusus untuk Tahun anggaran 2011 menerima uang tunjangan tersebut. ada yang mendapat lebih dari jumlah yang seharusnya jika per prang 2,2 juta per bulan...ada yang hanya mendapatkan 1,5 juta setahun...nominal yang masuk beragam...ni salah siapa???? efek dari hal tersebut terjadi penurunan motivasi bagi guru-guru yang pada tahun 2010 dapat ternyata tahun 2011 tidak mendapatkan lagi...mohon di tindak lanjuti pak...

  • ahmad nurdin

    ahmad nurdin:

    09 Februari 2012, 16:52:40 WIB

    nampaknya pemerintah kurang serius ngurus guru perbatasan dan terpencil bang. anggaran dh ada, guru yang berhak tidak menerimanya. dah di anggarkan insentifnya eeeh tidak diberikan. katanya 2,2 juta tunjangan untuk guru terpencil perbatasan, nyatanya 1,5 yang diterima. bahkan hitung2 banyak sunat2an nya. mohon lah kepada pemerintah menyikapi fakta ini.

  • Muhdar

    Muhdar:

    19 Maret 2012, 10:46:34 WIB

    Sungguh sangat menyedihkan bagi kami dikabupaten melawi terutama bagi rekan-rekan guru daerah terpencil tidak mendapat jatah tunjangan khusus,karena kuotannya dibatasi jadi kami sebagai kepala sekolah kadang dipersalahkan oleh rekan guru ditempat kami mengabdi,untuk itu kami mengharapkan pada tahun 2012 ini kuotanya bisa mencukupi dan perlu di ketahui bapak-bapak di Dinas Pendidikan yang mengurusi masalah tunjangan kalau bisa tolong turun kelapangan atau kesekolah-sekolah supaya tau kondisi yang sebenarnya apakah layak sekolah tersebut untuk menerima tunjangan khusus.

  • Ilham

    Ilham:

    20 Maret 2012, 15:01:49 WIB

    Kepada Yth.Disdik Propinsi, mohon informasi ttg daftar guru penerima tunjangan khusus daerah terpencil Kabupaten Kubu raya, sebagai alat kontrol masyarakat, apakah benar dan sesuai dengan kenyataan dilapangan.trm

  • ambrosius

    ambrosius:

    03 Mei 2012, 13:29:43 WIB

    kami mohon kepada Kepala Seksi Pendidikan Tinggi dan Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan Kalbar bapak Maliki untuk menerjunkan anak buahnya kelapangan untuk mengecek kelayakan daerah mana saja yang layak untuk mendapat tunjangan terpencil khusus di kabupaten kapuas hulu. karena banyak kejanggalan2 yang terjadi di dinas kabupaten kapuas hulu, masak yang dekat kabupaten bisa dapat tujangan terpencil khusus sementara kami yang jauh pelosok tidak dapat apa2, seperti di kecamatan silat hulu yang trmasuk daftar tunjangan terpencil khusus, guru2 SLTP mereka mendapat tunjangan terpencil khusus, sementara kami guru SD tidak mendapat apa2 yang berada diperdalaman kecamatan silat hulu, jadi apa perbedaan kami pak?. sementara kami sama2 tenaga pendidik. yang kami sesalkan lagi kenapa harus dinas kabupaten yang menentukan nama2 yang mendapat tujangan terpencil khusus, yang sistemnya pilih kasih. tidak kah ini membuat guru merasa tidak diperhatikan pak?. mohon ditanggapi pak.

  • salomon

    salomon:

    10 Oktober 2012, 03:51:48 WIB

    Pak,say mohon untuk di sd 31 tantangb,parindu sanggau,sebenarnya tidk termasuk daerah khusus.Tahun lalu ada 5 orang guru yang mendapat tunjangan khusus,sdangkan ada sd yang tidak lagi mendapat.jadi ada semacam kecemburuan sosial.Lalu bagaimana dengan kepala sekolah,apakah tidak ada kuota .Kalau ada,mohon dimasukan sebagai penerima.Mohon ditanggapi pak.terima kasih.

  • Pahyunida

    Pahyunida:

    14 Mei 2013, 00:34:18 WIB

    Kepada Yth.Disdik Propinsi, mohon informasi ttg daftar guru penerima tunjangan khusus daerah terpencil Kabupaten Kapuas Hulu, karena saya dan 2 orang teman saya sudah mendapat SK penerima tunjangan khusus daerah terpencil tapi kok malah tidak terdaftar namanya di dinas kabupaten/tidak menerima tunjangan tsb. Apakah benar data tsb sesuai dengan kenyataan dilapangan.trm

  • Pahyunida

    Pahyunida:

    14 Mei 2013, 00:34:48 WIB

    Kepada Yth.Disdik Propinsi, mohon informasi ttg daftar guru penerima tunjangan khusus daerah terpencil Kabupaten Kapuas Hulu, karena saya dan 2 orang teman saya sudah mendapat SK penerima tunjangan khusus daerah terpencil tapi kok malah tidak terdaftar namanya di dinas kabupaten/tidak menerima tunjangan tsb. Apakah benar data tsb sesuai dengan kenyataan dilapangan.trm

  • MARWAN

    MARWAN:

    06 Juni 2013, 05:34:52 WIB

    pak, tahun ini kami guru yang bertugas di sdn 12 nanga arong tidak dapat sementara daftar yang menerima sudah ada di dinas kabupaten kapuas hulu, kalau masalahnya di data depodik saya pikir tidak adil karena walau pun ada kesalahan pengisian data depodik tetapi kamikan tetap mengajar ditempat tugas kami (terpencil SDN 12 Nanga Arong) dan kami aktif mengajar, kenapa kami tidak dapat tunjangan khusus tahun ini padahal undang-undang sudang mengamanatkan hal ini tetapi mengapa seolah olah kami dipersulit, tolong lihat tempat tugas kami pak dan aktif apa tidak mengajar.
    kalu hal ini terus menerus terjadi dan tidak ada solusi otomatis semangat kami yang bertugas didaerah khusus,daerah terpencil,tidak ada listrik dan masyarakatnya masih terkebelakang,susah dijangkau,jelas kami mengalami penurunan motifasi untuk mengemban tugas sebagai tenaga pendidik yang bertugas di daerah khusus.

  • kinam

    kinam:

    29 November 2013, 15:16:13 WIB

    Di kabupaten ketapang, kami para guru didaerah terpencil menerima tunjangan daerah terpencil tidak utuh jumlahnya,. sekitar 65 % - 75% dari seharusnya. kami tidak tahu harus mengadu kemana, masalahnya ini seperti lingkaran setan. susah di dapatkan ujung pangkal pelaku penggelapan dana kami. ya pasrah saja, semoga Tuhan YME yang menghukum para oknum pelakunya

  • Harol Bawole

    Harol Bawole:

    22 November 2014, 17:08:55 WIB

    Saya Baru roling tahun 2013 terhitung SK 15 Juli 2013 di SDN 05 Jelatok,Kec.Lumar,Kab.Bengkayang,infon sebelumnya guru guru di SD 05 Jelatok pernah mendapatkan Tunjangan Terpencil sampai pada tahun 2012, dan tahun 2013 hanya 1 orang Guru saja yang menerima Dana Tunjangan Terpencil, Dan pada tahun 2014 tidak ada satu guru pun yang menerima tunjangan terpencil ,Tahun 2014 pernah saya konfirmasi ke Pihak Dinas Pendidikan Kab.Bengkayang yang berita nya akan diusulkan melalui SK Bupati Bengkayang, sampai saat ini saya belum menerima info kepastiannya, Apakah SDN 05 Jelatok masih dikategorikan atau mendapat Tunjangan Terpencil ? kami menanti Info yang sebenar-benarnya dari Pihak Yang Berwenang ........

Beri Komentar




Security Number