Sintang

SENIN (21/04/2014): (-SINTANG-): Bandara Sosilo Sintang Sangat Layak Untuk Sekolah Penerbangan *** Kati Evelina: Kita Harapkan Anyaman dan Tenun Ikat Sintang dapat Go Internasional *** (-PEMILU-): Rekapitulasi Suara di KPU Sintang Berjalan Lancar, Meski Banyak Intrupsi dari Saksi *** Polisi Tetap Siaga di KPU Sintang *** Dua TPS Di Nangkak Lestari Direncanakan Pemilihan Ulang *** Golkar Banjarbaru Raih Lima Kursi DPRD *** Nasdem Klaim Peroleh Enam Kursi DPRD Pontianak *** Gerindra Peroleh Suara Tertinggi Di Nunukan *** (-SPORT-): Kemenpora Berencana Kirim Tim Ke IOC *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Kalsel Pelajari SJKN RSUD Bumi Asih Jakarta *** (-ARTIKEL-): Perjuangan Kalsel Lepas Dari Cengkeraman "Gurita" Narkoba *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Kebakaran Pasar Di Sampit Tewaskan Satu Keluarga *** Pemkab Barut Siapkan Bantuan Sapi Dan Kambing *** Pengelolaan PBB-P2 Di Barut Terkendala Revisi Perda *** (-KALIMANTAN BARAT-): BKKBN Kalbar Dorong Pembentukan PIK Remaja *** Satpol PP Bongkar Bangunan PKL Pasar Flamboyan *** (-KALIMANTAN UTARA-): Polres Nunukan Selidiki Kasus Penemuan Bayi *** (-PARIWISATA-): 11 Negara Akan Ikuti Pesta Budaya Erau

Banner
Banner

Indonesia Dan Malaysia Gelar Elang Malindo XXIV

Komentar (0)

22 September 2011, 04:18:32 WIB oleh Petrus Heri Sutopo

Print
Indonesia Dan Malaysia Gelar Elang Malindo XXIV

Kalimantan Barat-KUBU RAYA, (kalimantan-news) - TNI Angkatan Udara Pangkalan Udara Supadio bersama Tentara Udara Malaysia menggelar latihan militer bersama dalam program Elang Malindo XXIV/2011 yang dilaksanakan di Lanud Supadio, Rabu.

"Latihan bersama ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu kita laksanakan sebagai upaya peningkatan kerja sama dalam menjaga kedaulatan dua negara," kata Dirlat Latma Elang Malindo XXIV/201, yang juga menjabat sebagai Komandan Lanud Supadio, Kolonel Penerbang Kustono, didampingi Kolonel Rashid Bin Majid, selaku ketua rombongan Tentara Malaysia (TUDM).

Dia menjelaskan, latihan bersama itu biasanya dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan TNI AU dan TUDM dalam menjaga daerah perbatasan negara dari berbagai tindakan ilegal yang dilakukan masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Kustono mengatakan, latihan bersama itu dilaksanakan pada 19 - 28 September 2011 dengan melibatkan personel TNI AU sebanyak 150 orang dan personel TUDM sebanyak 125 orang.

Pada latihan tersebut TNI AU menggunakan tiga pesawat tempur jenis Hawk 109/209, satu Fokker 27, satu Helikopter Super Puma NAS 332, sedangkan TUDM menggunakan tiga pesawat tempur jenis Hawk 108/208, 1 pesawat C-130, satu Helikopter Nuri.

"Tujuan utama dari latihan ini adalah sebagai sarana dalam menjalin kerja sama dan meningkatkan kualitas personel serta memantapkan koordinasi dalam pelaksanaan operasi udara antar-dua Angkatan Udara" tuturnya.

Kustono menambahkan, tujuan latihan itu juga untuk memperlihatkan suasana persahabatan sebagai negara serumpun, namun tetap didasari pada kesungguhan berdasarkan prosedur tetap yang telah disepakati.

"Sebagai negara yang bertetangga, kita tidak akan terlepas dengan kepentingan untuk selalu berhubungan satu dengan lainnya dalam menciptakan rasa aman dan tenteram untuk kepentingan bersama," katanya Setelah melaksanakan upacara pembukaan dilanjutkan dengan acara foto bersama dengan latar belakang pesawat Hawk 209, Helikopter SK Nuri, Helikopter Super Puma NAS 332, dan Hawk 208. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number