Sintang

KAMIS (30/10/2014): (-KALBAR-): Polres Singkawang Tangkap Pengguna Narkoba *** (-EKONOMI-): Rusia Tertarik Industri Pangan Di Kalbar *** (-NASIONAL-): JPU Tuntut AKBP Idha Delapan Tahun Penjara *** Rusia Tertarik Industri Pangan Di Kalbar *** (-KALTENG-): Gubernur Instruksikan Aktivitas Pt Bharito Ekatama Dihentikan *** (-KALSEL-): Presiden Jokowi Diingatkan Janji Benahi Infrastruktur Kalsel *** Majelis Adat Dayak Kecewa Susunan Kabinet Jokowi

Banner
Banner

Kaltim Bangun 2.200 Unit Rumah Murah

Komentar (1)

26 September 2011, 13:08:03 WIB oleh Admin | dilihat: 43 kali

Print

Kalimantan Timur-SAMARINDA, (kalimantan-news) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah membangun rumah murah sebanyak 2.200 unit yang dibangun sejak 2009 hingga 2011, yang diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi lemah.

Rincian dari 2.200 unit rumah sederhana layak huni itu adalah, pada 2009 dibangun 500 unit, 2010 dibangun 1.000 unit, dan pada 2011 dibangun 700 unit rumah, ucap Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy di Samarinda, Senin.

Dilanjutkan, program yang digulirkan Pemprov Kaltim ini untuk mendukung kebijakan Pemerintah Pusat, yakni dalam memenuhi kebutuhan rumah layak huni dan rumah murah bagi masyarakat dalam program yang disebut "Bedah Rumah".

Terkait dengan program rumah murah tersebut, Pemprov Kaltim juga berharap perhatian pemerintah kabupaten maupun kota turut bertanggung jawab, sehingga program-program rumah murah ini dapat berlangsung lebih cepat.

Ia berharap pembangunan rumah murah semakin meningkat, paling tidak untuk memenuhi rumah layak huni yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Selama ini, masalah pembiayaan menjadi kendala utama karena pembangunan perumahan ini memerlukan dana yang sangat besar, sehingga diperlukan peran serta banyak pihak.

"Kalau standar Pemerintah Pusat satu unit rumah menelan dana Rp20 hingga Rp25 juta, maka di Provinsi Kaltim nilainya bisa membengkak menjadi Rp30 hingga Rp35 juta per unit karena perbedaaan harga bahan baku atau material," ujarnya.

Pembangunan rumah murah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama, bahwa perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia, sekaligus hak setiap orang dan menjadi tanggung jawab semua pemangku kepentingan.

Di tingkat nasional, pada 2011 pemerintah telah mencanangkan kebijakan dalam rangka peningkatan dan perluasan program pro-rakyat, yakni dengan pembangunan rumah murah yang dimaksudkan untuk mengurangi kesenjangan kebutuhan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk lebih mendorong dan meningkatkan percepatan perwujudan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengentaskan kemiskinan melalui pembangunan rumah murah.

Penyediaan rumah murah ini diharapkan dapat dipadukan dengan program listrik murah dan air bersih murah untuk rakyat. (phs/Ant)

Komentar (1)

Beri Komentar
  • abdullah syafii

    abdullah syafii:

    20 Februari 2013, 16:59:57 WIB

    kpd yth,bpk wakil gubernur kaltim.
    Bpk sy mau tanya apkh msh ad program rumah murah dr pemprov yg area wilayahnya di Samarinda?
    Sy minta tolong pak kalau bs infokan sy di 081346364707.
    Sy butuh betul tempat tinggal pak?
    Terima kasih.

Beri Komentar




Security Number