BMKG Sampit Peringatkan Ancaman Banjir Susulan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, mengingatkan masyarakat, khususnya di kawasan hulu agar mewaspadai banjir susulan. <p style="text-align: justify;">"Curah hujan diprediksi masih akan meningkat. Kalau hujan deras kembali terjadi beberapa hari ini, kawasan yang sebelumnya banjir, seperti Antang Kalang, dikhawatirkan akan terendam banjir lagi," ucap Kepala BMKG Bandara H Asan Sampit, Yulida Warni di Sampit, Selasa.<br /><br />Seperti diketahui, banjir sempat merendam puluhan desa di empat kecamatan di Kotim yakni Antang Kalang, Bukit Santuai, Telaga Antang dan Mentaya Hulu. Saat ini banjir berangsur surut, namun masih ada sejumlah desa di Mentaya Hulu yang masih terendam banjir.<br /><br />Masyarakat setempat memang masih waspada karena khawatir banjir susulan akan terjadi. Pasalnya, curah hujan di kawasan hulu sungai Mentaya itu masih cukup tinggi sehingga banjir bisa saja terjadi sewaktu-waktu akibat luapan sungai atau anak sungai.<br /><br />Yulida menjelaskan, hujan lebat disertai badai guntur terjadi di wilayah Kota Sampit pada Senin (16/9) pukul 21.30 malam hingga Selasa (17/9) pukul 07.30 pagi. Curah hujannya sangat tinggi yakni mencapai 107,4 milimeter.<br /><br />Melihat tingginya curah hujan saat ini, Yulida khawatir akan terjadi banjir susulan jika dalam beberapa hari ke depan hujan deras kembali terjadi di Kotim. Untuk itulah masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.<br /><br />"Curah hujan beberapa hari ke depan diperkirakan masih tinggi sehingga harus benar-benar diwaspadai. Musim hujan ini diperkirakan akan berakhir pada April 2014 mendatang," timpal Yulida.<br /><br />Masih adanya kemungkinan banjir, sebelumnya juga diungkapkan Bupati Kotim, H Supian Hadi saat meninjau lokasi banjir di Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu pada akhir pekan lalu. Dia memerintahkan penyaluran bantuan diatur dengan baik supaya masih ada stok jika terjadi banjir susulan.<br /><br />Meski saat ini banjir berangsur surut, Supian tetap memerintahkan seluruh jajarannya untuk tetap waspada. Curah hujan yang masih tinggi masih berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah kawasan.<br /><br />"Mungkin antisipasi kalau ada banjir berikutnya karena cuaca saat ini saya katakan masih rawan. Dan banjir suatu saat masih akan bisa datang kalau curah hujan sampai hujan dua hari saya yakin itu akan banjir lebih meningkat kembali," ujar Supian mengingatkan.<br /><br />Sekadar diketahui, empat kecamatan yang dilanda banjir tersebut memang masuk dalam peta rawan bencana yang dibuat Pemerintah Kabupaten Kotim. Empat kecamatan itu rawan banjir karena umumnya berada di dataran rendah, sehingga mudah terendam akibat luapan sungai saat hujan deras.<br /><br />Sebagai salah satu solusi, pemerintah daerah telah menawarkan wacana relokasi permukiman warga yang menjadi korban banjir di empat kecamatan tersebut ke lokasi yang aman dari ancaman banjir. Namun, sebagian warga belum bersedia dengan tawaran tersebut. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.