BNPB: Hercules Dan Casa Standby Di Kalteng

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (bnpb) berencana menempatkan satu pesawat Hercules dan Casa di Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengantisipasi maupun memadamkan kebakaran hutan maupun lahan. <p style="text-align: justify;">Hercules rencananya akan datang ke Kalteng, Rabu (31/7), dari Bandara Halim Perdana Kusuma yang menjadi posko utama logistik antisipasi kebakaran hutan dan lahan, kata Direktur WMTC Weather Modification Technology Center (WMTC) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), F Heru Widodo di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />"Namun pesawat Hercules tidak menutup kemungkinan akan dipindahkan ke Kalimantan Barat apabila kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut kondisinya parah," tambah Heru.<br /><br />Ia mengatakan mengenai pesawat Casa dari angkatan laut hingga saat ini tanggal pasti datang ke Kalteng belum diketahui. Hanya, informasi sementara rencananya Casa akan datang pada 18 Agustus 2013.<br /><br />Apabila kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan mengalami peningkatan, maka Casa yang sekarang ini berada di Riau akan langsung didatangkan untuk membantu memadamkan kebakaran.<br /><br />"Intruksi Presiden Indonesia secara tegas meminta agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi seperti di Riau yang asapnya sampai ke Singapura maupun Malaysia," kata Heru.<br /><br />Direktor of WMTC BNPB Pusat mengatakan Kalteng tetap menjadi posko pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang ada di regional Kalimantan. Untuk itulah Hercules dan Casa ditempatkan di kalteng.<br /><br />Sedangkan mengenai terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan cenderung berbeda dengan provinsi lain yang ada di Sumatera karena biasanya terjadi di bulan Agustin hingga awal November.<br /><br />�Sampai sekarang ini titik hotspot atau panas masih cukup aman. Inilah yang membuat adanya status siaga darurat. Tapi nantinya status tersebut akan naik menjadi tanggap darurat,� kata Heru.<br /><br />Director of WMTC BNPB Pusat itu menyebutkan di tahun 2013 BNPN Pusat menyediakan dua Hercules dan empat Casa mengantisipasi dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan.<br /><br />"Enam pesawat itu akan saling membantu memadamkan kebakaran di Kalimantan maupun Sumatera. Tapi melihat kemampuan teknis dari personilnya apakah memungkinkan untuk selalu digunakan atau tidak. Intinya, berbagai upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan sudah dipersiapkan secara matang," kata Heru. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.