BPBD Kabupaten Sintang Serahkan Bantuan Korban Banjir Di Ketungau Tengah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang, menyerahkan bantuan bagi warga 4 dusun di desa Begelang Jaya – Ketungau Tengah yang wilayahnya terendam air. <p style="text-align: justify;">Menurut Kepala BPBD Kabupaten Sintang, Martin Nandung pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat guna menyalurkan logistik bagi masyarakat setempat.<br /><br />“Sebelumnya kita sudah menerima laporan dari warga dan segera kita respon untuk mengirimkan bantuan sekaligus juga melihat kondisi di lapangan,” ujar Martin pada kalimantan-news.com, Senin (05/03/2012)<br /><br />Sejumlah logistik pangan berupa mie instan sebanyak 100 dus, beras 30 karung, kopi 2 kotak, gula 1 dus serta barang lain yakni kelambu 30 lembar, sarung 50 lembar akan segera didistribusikan kepada warga yang terkena musibah banjir tersebut. <br /><br />“Barang-barang tersebut akan didistribusikan melalui perangkat desa setempat,” ujar Martin.<br /><br />Kepala BPBD Sintang langsung turun memimpin rombongan menuju kelokasi dengan menggunakan 3 kendaraan bak terbuka. Perjalanan menuju ke lokasi memang cukup berat, karena debit air yang tinggi akibat hujan juga merendan beberapa bagian jalan yang berada di posisi rendah, sehingga kondisi jalan dibeberapa tempat menuju ke lokasi jadi rusak berat.<br /><br />Tim BPBD yang berangkat dari Kota sekitar pukul 12.00 baru tiba dilokasi sekitar hampir menjelang pukul 20.00 wib.<br /><br />“Cukup berat medan yang dilalui. Bebepa kali kendaraan amblas sehingga butuh waktu untuk menarik kendaraan yang amblas,” ungkap Martin Nandung pada kalimantan-news.com yang menyertai Tim BPBD ke lokasi.<br /><br />Sesampai dirumah Bapak Empayung salah seorang tokoh masyarakat, Ketua BPBD Kabupaten Sintang langsung menyerahkan bantuan tersebut, kepada Sekdes Begelang Jaya Bangun S mewakili Kades yang tak dapat hadir karena sedang sakit.<br /><br />“Kami berterima kasih kepada Pemkab Sintang melalui BPBD yang begitu cepat merespon permohonan kami,” ungkapnya usai acara penandatangan berita acara serah terima bantuan.<br /><br />Bantuan tersebut, lanjutnya akan segera didistribusikan kepada warga berdasarkan rekap data yang  ada.<br /><br />Sementara itu Kepala BPBD Sintang, mengharapkan agar bantuan yang ada ini dapat meringankan kondisi warga yang terkena dampak banjir.<br /><br />“Jangan dilihat barang yang kita serahkan. Apa yang pemerintah lakukan, sebagai bentuk tanggap darurat serta kepedulian terhadap kondisi sementara dari masyarakat,” ungkapnya.<br /><br />Dirinya juga menjelaskan, pemberian bantuan kepada korban banjir di Sintang harus dilaksanakan secara selektif sesuai dengan kebutuhan. Hal ini disampaikan Martin Nandung guna  meluruskan pemahaman masyarakat bahwa seolah-olah semua korban banjir harus diberi bantuan.<br /><br /> “Yang menjadi prioritas untuk mendapatkan bantuan, ya korban banjir yang benar-benar darurat membutuhkan. Misalnya, persediaan makanan, seperti beras atau kebutuhan lainnya yang tidak bisa dikonsumsi karena terendam banjir, atau rumahnya roboh dan seterusnya. Tapi kalau rumah hanya kemasukan air dan belum darurat, terus minta bantuan?” tegas Martin Nandung.<br /><br />Artinya disini, lanjut Martin pihaknya tidak serta merta permintaan bantuan langsung di penuhi. Bantuan yang diberikan harus terdistribusi dengan baik serta tepat sasaran.<br /><br />“Yang dilakukan pertama adalah tanggap darurat, sambil kita melakukan survey ataupun pemetaan kondisi wilayah yang terkena bencana. Bila hasil survei benar-benar layak mendapat bantuan, Pemkab  tentunya tidak segan-segan untuk memberi bantuan,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.