BPS: Nilai Ekspor Dan Impor Kalsel Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mengungkapkan, nilai ekspor dan impor dari provinsinya pada September 2013 mengalami kenaikan. <p style="text-align: justify;">"Kalau nilai ekspor dan impor provinsi kita pada Agustus 2013 mengalami penurunan, dibanding Juli 2013, tapi September 2013, naik," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel Dian Pramono Effendy, di Banjarmasin, Jumat.<br /><br />Ia menerangkan, nilai ekspor Kalsel September 2013 tercatat 600,68 juta Dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 13,29 persen dibanding Agustus 2013 yang ketika itu mencapai 530, 20 juta Dolar AS.<br /><br />"Namun nilai ekspor September 2013 turun 3,94 persen jika dibandingkan September 2012, yang ketika itu mencapai 625,29 juta Dolar AS," lanjutnya dalam jumpa pers di Kantor BPS Kalsel, Jalan KS Tubun (Pekauman) Banjarmasin.<br /><br />Kenaikan juga terhadap nilai impor Kalsel pada September 2013 tercatat 230,29 juta Dolar AS atau naik 4,37 persen dibandingkan Agustus 2013 yang ketika itu sebesar 220,64 juta Dolar AS.<br /><br />Nilai impor Kalsel pada September 2013 juga mengalami penurunan 43,54 persen dibandingkan September 2012 yang ketika itu mencapai 407,86 juta Dolar AS.<br /><br />Komoditas utama penyumbang terbesar ekspor Kalsel September 2013 berdasarkan kode Harmonized System (HS) 2 dijit yaitu kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai 472,04 juta Dolas AS.<br /><br />Selain itu, kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dengan nilai 83,23 juta Dolar, serta kelompok bijih, kerak dan abu logam (HS 26) dengan nilai 22,50 juta Dolar AS.<br /><br />Negara utama tujuan ekspor Kalsel pada September 2013 ke China 24,55 persen dengan nilai 147,48 juta Dolar AS, kemudian ke Jepang 19,79 persen dengan nilai 118,85 juta Dolar AS dan India 19,41 persen dengan nilai 116,58 juta Dolar AS.<br /><br />Sebelumnya atau Agustus 2013 tujuan utama ekspor Kalsel ke China dengan nilai 159,10 juta Dolar AS, India dengan nilai 103,75 juta Dolar AS dan Jepang dengan nilai 66,48 juta dolar AS.<br /><br />Sementara komoditi utama impor Kalsel September 2013 berdasarkan kode Harmonized System (HS) dua dijit terdiri kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai 200,51 juta Dolar AS.<br /><br />Kemudian kelompok mesin/peralatan mekanik (HS 84) dengan nilai 18,63 juta dolar AS, kelompok mesin/peralatan mekanik (HS 84) dengan nilai 18,63 juta dolar AS, serta kelompok kapal laut (HS 89) dengan nila 3,65 juta dolar AS.<br /><br />Negara utama pemasok produk impor Kalsel September 2013 yaitu Singapore dengan nilai 122,14 juta Dolar AS, kemudian Malaysia dengan nilai 81,82 juta Dolar AS, dan China dengan nilai 22,55 juta Dolar AS.<br /><br />Sebelumnya atau Agustus 2013, negara utama pemasok produk impor Kalsel terbesar Malaysia dengan nilai 135,71 juta Dolar AS, kemudian Singapore dengan nilai 54,59 juta juta dolar AS, dan China dengan nilai 28 juta Dolar AS. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.