BRI Melawi Peduli, Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir Di Nusa Kenyikap

Melawi (kalimantan-news.com) – nyak pihak yag memberikan perhatian kepada korban bencana banjir bandang di Desa Nusa Kenyikap Kecamatan Belimbing, diantaranya Bank BRI Cabang Melawi. Dimana melalui program BRI Melawi Peduli, menyalurkan secara lansung ratusan kotak makanan, pakaian serta minuman kepada korban bencana banjir bandang di Desa Nusa Kenyikap tersebut. Langkah tersebut merupakan perhatian serta rasa prihatin ya kepada warga yang mengalami bencana.

“Ini kami sengaja dari BRI Kantor Cabang Melawi hadir di tengah masyarakat Desa Nusa Kenyikap kecamatan Belimbing, yang saat ini baru diberikan kenikmatan dari tuhan berupa cobaan banjir bandang yang terjadi Sabtu dini hari. Jadi wujud dari kami sebagai saudara dari masyarakat Nusa Kenyikap hadir dengan membawa beberapa bantuan, ” kata kepala Bank BRI Kantor Cabang Melawi, Setyo Agung Yulianto, disela-sela penyaluran bantuan di Desa Nusa Kenyikap, Senin (9/12).
Lebih lanjut Ia mengatakan, bantuan tersebut diantaranya berupa bahan makanan, kemudian kue-kue kering yang langsung bisa disantap, kemudian juga beberapa pakaian pantas pakai untuk bisa mengganti baju baju yang mungkin masih basah yang masih banyak lumpur atau yang hanyut untuk bisa dipakai korban bencana. Selain itu, juga ada beberapa selimut kemudian tenda dan juga membawa untuk anak-anak berupa pampers kemudian keperluan wanita.


“Air mineral untuk bisa langsung diminum mudah mudahan bantuan ini yang ala kadarnya dari BRI peduli khususnya dari cabang BRI Melawi ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini baru ditimpa musibah yang khusus untuk masyarakat di Nusa Kenyikap. Mudah-mudahan ini bisa diterima bisa meringankan. Tetapi kami tidak hanya sampai batas di sini, kami juga akan berpikir bagaimana ke depannya untuk bisa memulihkan perekonomian kemudian membangkitkan kembali secara psikologis dari masyarakat ini untuk ke depannya menatap hari yang lebih cerah lagi,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Nusa Kenyikap, Jagarudin Ewan mengatakan, banjir bandang yang terjadi pada Sabtu dini hari hingga mengejutkan warga desa nusa kenyikap. Sekitar 105 Kepala Keluarga (KK) harus menyelamatkan diri dan keluarganya serta harta benda didalam rumahnya, sebab air bandang yang datang dengan tiba-tiba sangatlah deras, yang diduga karena longsornya tiga bukit yang menutupi arus sungai Menunuk.
“Ada 105 KK yang terkena banjir bandang, termasuk SMP Negeri 11 Satap Kecamatan Belimbing. Dari jumlah itu ada 8 rumah yang parah, seperti retak dan hanyut. Akibat banjir itu juga banyak perkakas serta pakaian warga yang ikut hanyut,” kata Jagarudin.
Tidak hanya perumahan warga, fasilitas umum seperti dua unit jembatan penghubung ke Desa lain, seperti jembatan Sungai Menunuk dan jembatan Sungai Tubung juga putus. “Dua jembatan itu akses menuju ke Desa Nanga Pak, Desa Kayu Bunga sampai ke Desa Ulak Muit Kecamatan Tanah Pinoh Barat,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihak Desa sudah membuka Posko Relawan Korban banjir untuk menampung bantuan yang diberikan warga, serta melayani konsumsi warga yang terkena korban banjir, serta melayani warga yang sakit. Berbagai bantuanpun sudah diterima, baik dari pemerintah Desa, pemerintah kabupaten serta sejumlah organisasi serta pihak Perbankan.
“Puji syukur, sudah ada beberapa yang memberikan bantuan. Baik berupa bantuan pangan seperti beras, Mie Instan serta pakaian layak pakai. Kita berterimakasih atas bantuan warga yang telah menyerahkan bantuan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi korban bencana banjir ini,” ungkapnya. (Irawan/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.