Bridge – Atlet 13 Negara Ambil Bagian Kepri IBT

Sebanyak 40 tim dari 13 negara ambil bagian dalam Kepri Internasional Bridge Turnamen (IBT) ke-10 di Golden View Hotel Batam, 8-10 November 2013. <p style="text-align: justify;">"Hingga saat ini sudah 40 tim dengan 600 atlet yang memastikan ambil bagian. Karena pendaftaran masih terus dibuka hingga sebelum pertandingan dimulai pada Jumat pagi, maka kemungkinan masih banyak atlet lain yang juga ambil bagian," kata Ketua Pengurus Provinsi Gabsi Kepri, Rusliden Hutagaol di Batam, Kamis.<br /><br />Kejuaraan tersebut akan mempertandingkan tiga kelas masing-masing kelas terbuka (open team), kelas pasangan, dan kelas pelajar dengan total hadiah Rp150 juta.<br /><br />Ia mengatakan, hingga Kamis sore, sejumlah negara seperti Singapura, Korea, Malaysia, Thailand, Indonesia, China, Inggris, Australia, Amerika Serikat, Banglades, India, Filipina dan Jepang telah memastikan mengirim atlet-atlet terbaiknya.<br /><br />"Rata-rata tim nasional yang akan turun karena kejuaraan ini memang sudah diakui ditingkat internasional," kata dia.<br /><br />Khusus untuk Indonesia, kata dia, seluruh atlet terbaik dari masing-masing provinsi juga akan ambil bagian.<br /><br />"Provinsi-provinsi seperti Manado, DKI jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah yang selama ini menjadi gudang atlet nasional, juga dipastikan mengirimkan atlet-atlet mereka," kata dia.<br /><br />Kejuaraan yang mendapat dukungan penuh dari Pemprov Kepri tersebut diharapkan menjadi ajang bagi bibit-bibit muda mengasah kemampuan mereka.<br /><br />Sekjen Gabsi Kepri, Yatno, mengatakan karena besarnya minat atlet-atlet internasional dalam kejuaraan tahunan ini, maka pada 2014 direncnakan even ini akan menjadi kejuaraan terbaik di Asean.<br /><br />"Ada dorongan dari Singapura dan Malaysia menjadikan turnamen ini menjadi kejuaraan terbaik di ASEAN pada tahun depan," kata dia.<br /><br />Selama ini, kata dia, tidak ada kejuaraan di Asean dengan peserta sebanyak Kepri Internasional Bridge Turnamen.<br /><br />Kejuaraan ini sudah diakui oleh Asia Bridge Federation bahkan World Bridge Federation dan sudah menjadi agenda tahunan," kata Yatno" <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.