Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Resmikan Gereja Statis Riam Batang

SEKADAU, KN – Bupati Sekadau Rupinus dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius meresmikan Gereja Santo Gabriel Possenti, Stasti Riam Batang, Paroki Nanga Mahap, Minggu (13/10).

Hadir dalam peresmian ini, Ketua Tim Penggerak PKK, ketua GOW, Asisten 2, Kepala DKP3, Kepala Badan KPSDM, Camat Mahap, Anggota DPRD, Dishub, Sat PolPP,Kapolsek Mahap.

Anen, ketua pembangunan dan peresmian Gereja dalam laporanya menyampaikan bahwa gereja yang bangunannya 8 x 12 meter dikerjakan dengan waktu yang cukup lama dengan biaya pembanguan kurang lebih sebesar Rp 200 juta yang didapatkan dari swadaya umat, donatur serta bantuan pemda sebesar Rp45 juta.

“Bangunan gereja ini hampir tidak terealisasi jika tanpa campur tangan swadaya umat dan bantuan dari semua pihak dan pemerintah daerah Kabupaten Sekadau. Kami ucapkan terimakasih, ” ucap Anen.

Bupati Sekadau, Rupinus dalam sambutannya menyampaikan, dalam membangun gereja memerlukan waktu yang cukup lama serta niat dari umat yang menginginkan gereja ini. walaupun stasi Riam Batang ini dekat dengan pusat paroki tapi dengan kekompakan dan semangat umat akhirnya gereja dapat di bangun.

“Kita harus bersyukur atas kerjasama dan usaha umat , rumah ibadah ini dapat digunakan, ” ucap Bupati Rupinus.

Ia juga mengatakan, untuk memperindah lingkungan gereja serta merawat gereja perlu di hiasi dengan tumbuh tumbuan yang bermanfaat.

“Gereja dipelihara dan dirawat. Sekitar bangunan gereja di tanam dengan perpohonan, supaya tidak panas dan terasa sejuk, ” pesan Bupati.

Uskup Yulius Mencuccini, CP dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada umat stasi Riam Batang karena telah menyelesaikan pembanguan gereja tersebut.

“Terima kasih kepada umat karena gereja ini merupakan gereja yang ke 15 dalam tahun ini yang di resmikan, ” kata Uskup.

Uskup menuturkan, bahwa gereja memperkaya iman dan dengan adanya gereja membuktikan bahwa umat meyakini kehadiran Tuhan di tengah kita di dalam berdoa dan beribadah.

“Tetap mewartakan kebaikan Kristus dan dengan gereja adalah bukti mencintai Tuhan, ” pesan Uskup. (As/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.