Bupati Rupinus Ikut Misa Kudus Hari Arwah di Desa Pantok

SEKADAU, KN – Bupati Sekadau Rupinus, SH, M. Si bersama umat Katolik desa Pantok mengikuti Misa Kudus peringatan hari arwah bagi orang beriman di Pemakaman Katolik Dusun Pantok, Sabtu 2 November 2019. Bupati Rupinus bersama keluarga dan umat katolik desa pantok hadir untuk memberikan doa kepada kedua orang tua (ayah dan ibu) dan sanak saudara yang sudah dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Misa Kudus dipimpin oleh, Pastor Donatus Daud, CP yang juga merupakan pastor asal Dusun Pantok. Misa kudus dimulai sekitar pukul 09.00 Wib dan berakhir sekitar pukul 10.30 Wib. Seusai misa Bupati Rupinus bersama keluarga dan umat sujud mendoakan sanak saudara mereka yang telah dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
Satu persatu makam diriciki dengan air kudus oleh Pastor. Deretan api lilin yang dinyalakan oleh umat tampak terang bersinar di atas makam.

Untuk diketahui ayah Bupati Rupinus bernama, Darius Djadi. Almarhum lahir pada tahun 1915 dan meninggal dunia pada 22 November 1977. Sedangkan Ibu Bupati Rupinus bernama, Paulina Punjong. Almarhumah lahir pada tahun 1912. Almarhumah meninggal dunia pada 17 Agustus 2015.

Bupati Sekadau, Rupinus menyampaikan tradisi doa peringatan hari arwah orang beriman dilakukan setiap tahun oleh umat Katolik khususnya di stasi pantok. Tradisi ini dilakukan untuk mendoakan arwah sanak saudara yang sudah dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Hari ini saya pulang ke kampung bersama keluarga dan umat Katolik di Pantok untuk mengadakan doa peringatan hari arwah orang beriman di makam orang tua dan sanak saudara. Ini setiap tahun kita lakukan. “Saya dengan ibu hari ini masing-masing pulang ke kampung mengunjungi makan orang tua. Kalau ibu makam orang tuanya di Pekawai, sedangkan makam orang tua saya di Pantok. Kami tidak bisa sama-sama pulang karena dalam waktu yang bersamaan sama-sama dilangsungkannya doa untuk arwah bagi orang beriman,” ujarnya.

Sementara dalam kotbahnya, Pastor Donarus Daud mengungkapkan Peringatan arwah orang beriman untuk mendoakan kebahagian selamatan kekal bagi sanak saudara yang sudah meninggal dunia. Mengingatkan diri sebagai pengikut kristus, sebagai orang katolik.

“Kita juga diminta untuk berbenah diri, agar hidup kita semakin lebih baik. Pada hari ini secara khusus Gereja Katolik khususnya mengajak kita untuk berdoa bagi semua orang yang telah meninggal dunia,” tuturnya.

Dikatakan pastor, Gereja tak henti-hentinya mendorong umat beriman untuk mempersembahkan doa-doa dan bagi jiwa-jiwa umat beriman yang telah meninggal dunia. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.