Bupati Sekadau Teken MoU APIP Dan APH

SEKADAU – Bupati Sekadau, Rupinus, SH, M. Si menandatangani kesepahaman kerja sama Aparatur Pengawas Internal Pemerintah dengan Aparat Penegak Hukum (APIP-APH) tingkat kabupaten/kota se-Kalbar yang dilaksanakan di balai petitih Kantor Gubernur Kalbar, Selasa 3 Juli 2018.

Penandatanganan perjanjian ini merupakan amanat pasal 385 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan merupakan rangkaian tindak lanjut amanat dari pasal 6 nota kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri dan Kejaksaan dan Polri tentang koordinasi APIP dengan APH terkait penanganan laporan atau pengaduan masyarakat dalam penyelenggaraan Pemda yang telah ditandatangani pada tanggal 10 Nov 2017 di Jakarta lalu.

Ditemui usai penandatanganan MoU, Bupati Sekadau Rupinus SH, M. Si menyambut baik adanya kerjasama pengawasan APIP dan APH, “Ini sebuah langkah maju dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah,” ujarnya.

Dikatakan orang nomor satu di bumi lawang kuari ini, kegiatan MoU ini strategis karena APIP dan APH telah mencapai kata sepakat untuk mengedepankan penyelesaian permasalahan dalam penyelenggaraan Pemda secara administratif sehingga penegakan pidana merupakan upaya terakhir dalam menilai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tuturnya.

Menurutnya, koordinasi APIP dan APH Dalam penanganan pengaduan masyarakat seperti yang telah dituangkan dalam PKS ini sebagai bentuk pemantapan tekad bersama dalam upaya menghindari terjadinya tumpang tindih dalam penanganan pengaduan masyarakat dan menghindar adanya perasaan khawatir atau was-was oleh penyelenggaraan pemerintah daerah dalam bertindak karena takut melakukan kesalahan administrasi yang kemudian dapat dipidanakan.

Bupati Rupinus pun berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan kerjasama ini. Ia berharap kerjasama yang sudah ditandatangani itu bisa berjalan baik.
“Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Rupinus.

Rupinus juga berharap kerjasama itu jangan hanya sebatas seremonial belaka. Namun lebih dari itu, dapat diterapkan hingga ke tingkat paling bawah. “Intinya ini masalah koordinasi. Jika ada laporan, tentu dikoordinasikan dulu,” paparnya.

Pemda Sekadau sendiri, lanjut Rupinus, akan memperkuat keberadaan APIP. Pemerintah akan memberikan dukungan agar APIP bisa bekerja baik. “Dukungannya juga menyangkut masalah penganggaran untuk memperkuat SDM di APIP,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kejari (Kajari) Sekadau, Andri Irawan SH MH mengatakan, kerjasama itu menyakut masalah koordinasi antara Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH). “Koordinasi dimaksud dalam penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar kajari Sekadau.

Menurut Andri, inti dari kerjasama ini adalah agar penyelenggaraan pemerintahan daerah bisa berjalan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Artinya, di satu sisi, jajaran Pemda tidak merasa ketakutan dalam penggunaan anggaran.
“Sementara dari sisi penegakan hukum, kita akan memberikan masukkan kepada pemerintah daerah agar tidak terjadi penyimpangan,” imbuh Andri.

Release : Hartono Humas Pemkab Sekadau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.