Ciwanadri Melawi Kukuhkan Anggota Baru, Anggota Termuda Usia 10 Tahun

MELAWI – Organisasi Pecinta Alam Ciwanadri Melawi menggelar prosesi pengukuhan terhadap 12 orang anggota Baru angkatan ke 30, Minggu (11/11) di daerah Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh.

Prosesi pelantikan berlangsung hidmat dan dihadiri beberapa anggota Ciwanadri dari berbagai angkatan.

Ketua umum Ciwanadri Melawi, Galih Wanabhakti mengatakan bahwa ke 12 anggota baru tersebut adalah Lulus setelah berhasil dalam proses Pendidikan (Diksar) selama 17 Jam penuh yang digelar sejak Sabtu 10 November 2018 hingga Minggu pagi 11 November 2018.

“Sebelum menempuh Diksar, para anggota baru harus mengikuti proses Pra Pendidikan Dasar (Pradiksar) tentang materi pembayaran alam seperti materi survival, keorganisasian, dan lainnnya,” terang Galih.

Lebih menyenangkan Bapak satu anak ini mengungkapkan bahwa sebelum kegiatan Diksar, para anggota baru melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Seperti kegiatan Diksar seperti, hiking, susur alam, dan perjalanan malam atau jurit syur.

“Selama kegiatan Diksar berlangsung, juga diawasi ketat oleh Para Dewan Pengusaha Organisasi Ciwanadri. Agar kegiatan tidak bisa keluar dari petunjuk teknis yang ada,” tambahnya.

Ia mengaku bangga dengan para anggota baru angkatan 30 yang mampu mengerjakan kegiatan Diksar dengan Penuh semangat, diteruskan oleh hujan kuat saat malam. Dalam kegiatan itu, juga diikuti oleh peserta. Reza Banyu Niswa yang saat ini masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar Muhammadiyah.

Reza Banyu Niswa harus bersaing dengan Peserta lain yang rata-rata sudah berusia 17 tahun keatas.

“Ada satu Peserta Muda, yaitu Reza Banyu Niswa. Meski masih SD Tapi kekuatan fisik dan mentalnya sudah teruji. Semua tahapan diksar diikuti dengan lancar, dan mendapat persetujuan langsung dari orang tuanya,” bebernya.

Setelah dikukuh menjadi anggota, selanjutnya anggota baru ini akan kembali menempuh pendidikan lanjutan yang biasa disebut dalam Ciwanadri yakni Dikjut.

“Selamat untuk anggota baru angkatan ke 30, tetap jaga kekompakan, Setia kawan dan menjaga nama baik organisasi,” harapanya.

Sementara itu, Reza Banyu Niswa mengaku senang Dirinya bisa dan mampu menyesuaikan semua tahapan Diksar Ciwanadri. Meski menguras banyak energi.

“Ikut Ciwanadri itu asyik. Ya, meski banyak yang senior garang garang selama diksar, tapi semuanya baik,” bebernya.

Reza menceritakan selama Diksar, semua Peserta memang sedikit istirahat tidur, karena kegiatan-kegiatan yang sangat padat, dimulai dari berjalan kaki Hingga harus dikuburan.

Sementara itu, Salah seorang Dewan Pendiri Ciwanadri Melawi Eet Roskayudi berpesan agar seluruh anggota Ciwanadri tetap memupuk rasa kebersamaan dan berpegang teguh pada Ikrar anggota Ciwanadri yang telah menjadi anggota Parlemen sejak 10 November tahun 1986.

“Mari kita besarkan, kita rawat dan kita jaga, Rumah Besar ini, Ciwanadri Melawi,” pesan ya.

Kegiatan Diksar Ciwanadri juga dirangkai dengan perayaan Hari Ulang Tahun Ciwanadri yang ke 32 tahun. (ed/KN) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.