Danang Terpilih Sebagai Ketua Ombudsman RI

Danang Girindrawardana terpilih sebagai anggota sekaligus Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk masa kerja empat tahun mendatang, setelah terjadi perdebatan alot di Komisi II DPR, Rabu malam (19/01/2011), untuk memilih sembilan dari 18 calon anggota. <p style="text-align: justify;"><br />"Kami akan bekerja cepat membenahi pengawasan terhadap pelayanan publik yang dilakukan pemerintah dan perusahaan milik negara," tuturnya singkat, beberapa saat setelah terpilih menjadi pimpinan komisioner lembaga negara itu. <br /><br />Ia mengalahkan kandidat-kandidat tangguh dari kalangan akademisi, praktisi dan tokoh masyarakat yang sebelumnya terdapat lebih dari seratus calon kemudian disaring menjadi 18 kandidat untuk diajukan ke DPR. <br /><br />Danang dinilai Komisi II DPR memiliki visi dan misi yang benar-benar aplikatif dalam mengawal penyelenggaraan pelayanan publik. <br /><br />Visi dan misi yang dikemukakan Danang dalam sebuah makalah tentang perlunya re-engineering terhadap lembaga negara itu, memperoleh nilai tinggi di mata anggota Komisi II DPR. <br /><br />Bahkan materi yang dikemukakan tersebut merupakan jawaban untuk melakukan pembenahan pelayanan publik, baik dalam hal penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance), maupun pelayanan yang baik oleh perusahan milik negara (good corporate governance) serta perusahan-perusahaan swasta yang melakukan tugas pelayanan publik. <br /><br />Danang mengemukakan, pengabdian yang akan dilaksanakan komisioner ombudsman untuk empat tahun mendatang adalah bagaimana mewujudkan Peran ORI (Ombudsman Republik Indonesia) sebagai salah satu pilar penting good governance di Indonesia. <br /><br />Penerapan dari kehendak besar itu, ia rinci melalui upaya-upaya optimalisasi fungsi pengawasan dan pembinaan pelayanan publik demi mewujudkan good governance. <br /><br />Ia juga mengatakan perlunya kerja sama secara sinergis dengan lembaga-lembaga negara yang memiliki kewajiban mengawasi dan atau menyelenggarakan pelayanan publik serta kerja sama secara sinergis dengan masyarakat melalui komponen-komponen masyarakat, pelaku usaha, pelaku pers dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, untuk mendapatkan masukan dan perluasan jejaring kerja. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.