Desa Nanga Kalan Dideklarasi Jadi ODF

MELAWI – Berlomba-lomba untuk berupaya untuk memperoleh hidup sehat.hal itulah yang dilakukan sejumlah desa di Melawi saat ini. caranya tak lain dengan melakukan ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS). Satu diantara desa tersebutyakni desa nanga kalan Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi. Setelah sejumlah desa lainnya, kini Nanga Kalan mendaklarasikan desanya sebagai desa ODF, Selasa (2/4/2019).

Bupati Melawi, Panji, yang hadir serta membuka kegiatan Deklarasi tersebut mengatakan, sudah beberapa desa yang melakukan Deklarasi ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Dari 169 desa sekabupaten Melawi sesuai catatan dinas kesehatan, sampai dengan hari ini sudah 9 desa termasuk desa nanga kalan yang terakhir.

“Memang tidak mudah untuk mengubah prilaku buang air besar sembarangan (BAS). Karena hal ini sudah keterbiasaan dilakukan oleh masyarakat kita terutama bagi masyarakat penduduk desa yang bertempat tinggal dekat sungai, semua aktivitasnya di sungai seperti buang air besar, buang air kecil, mandi, cuci bahkan mengambil air minum juga di sungai,” ungkapnya.

Menurut Panji, melakukan BABS sembarangan dampaknya sangat merugikan masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan serta kenyamanan, atau resiko keamanan. Seperti serangan atau gigitan dari binatang berbisa seperti ular, kalajengking, lipan dan lainnya, serta resiko terjatuh, maka oleh pemerintah digalakkan kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

“Salah satunya Stop Buang Air Besar Sembarangan, tujuannya selain mengubah prilaku masyarakat buang air besar sembarangan serta untuk melakukan pencegahan diare, kurang gizi terutama anak-anak dalam pencegahan stunting sebagaimana telah di program oleh presiden ri bapak joko widodo,” katanya.

Panji berharap kepada desa-desa di melawi terutama desa se kecamatan Ella Hilir, dengan momentum ini sebagai catatan atau bisa menjadi motivasi atau dorongan untuk melakukan stop buang besar sembarangan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada yayasan yang telah bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat Melawi pada umumnya dan lebih khusus pemerintahan kecamatan Ella Hilir, seperti pak camat, Ketua TP.PKK Kecamatan, pemerintahan desa kepala desa dan ketua TP.PKK desa Nanga Kalan, pihak puskesmas, pengawas sekolah, dan pihak terkait serta masyarakat nanga kalan sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Sdementara itu, Kepala Desa Nanga Kalan, Herwandi dalam sambutannya mengatakan terima kepada para pihak yang telah mendukung kegiatan Deklarari ODF ini terutama Bupati Melawi dan ketua TP.PKK Melawi serta jajarannya, OPD Melawi dan yayasan WVI yang bekerjasama dengan pemerintahan desa serta masyarakat terjun langsung kelapangan untuk membantu masyarakat buat wc atau jamban. “begitu pula kepada Kepada camat Ella Hilir yang telah membina kami dan telah banyak desa se Kecamatan Ella Hilir yang banyak mendapatkan prestasi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Ia juga berharap setelah deklarari ODF tersebut, semoga ada peningkatan pembangunan fisiknya kesehatan dari pemerintah. Serta diharapkan adanya pemiliharaan dan pemungsian WC yang telah dibangun oleh masyarakat. “Jangan dijadikan barang antik atau dipajangan,” paparnya. (Ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.