Desa Togan Menggelar Pelatihan BUMDes

MELAWI – Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), Desa Togan Baru Kecamatan Tanah Pinoh Barat menggelar pelatihan terhadap pengurus Badan usaha Milik Desa (BUMDes) yang diberi nama Sene Butuh Betuah, Selasa (15/5) di Aula pertemuan Emaus Nanga Pinoh. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, menggunakan anggaran dari Dana Desa Togan Baru.

tersebut dibuka oleh kepala Dinas Pemberdaayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), Junaidi.
Dalam sambutannya, Ia mengaku bangga dengan pelatihan BUMDes yang dilaksanakan Desa Togan baru ini kepada pengurus BUMDes. BUMDes memang sudah diatur, dan bupati juga sudah membuat Pebup tentang pengelolaan BUMDes.

“Kenapa desa diminta mrmbuat BUMDes, supaya keuangan desa mengalir di desa dan untuk desa itu sendiri. Hasilnya berupa pendapatan asli desa,” katanya.

Lebih lanjut Ia menceritakan, ada beberapa desa yang tidak berani membuat dan menganggarkan BUMDes, padahal diperbolehkan, bahkan untuk modal juga bisa dianggarkan menggunakan Dana Desa.

“jadi saya bingung, kenapa desa tersebut tidak mau. Bahkan mengaku alergi dengan BUMDes,” ucapnya.

Untuk melaksanakan BUMDes, katanya, tidak perlu muluk-muluk. Cukup melaksanakan sesuai kebutuhan dan potensi yang ada di desa bersangkutan.

“Saya berpesan, kalau sudah terlanjur basah membuat BUMDes, maka jangan tanggung-tanggung. Selain pelatihan, juga harus dianggarkan modalnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Hermas Bujang mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas SDM masyarakat Togan Baru yang kedepannya akan menjalankan bisnis atau BUMDes. Dimana sesuai dengan perintah undang-undang bahwa setiap desa wajib untuk mendirikan BUMDes. Tujuann ya untuk kesejahteraan masyarakat Desa Togan Baru.

“Kegiatan ini kami laksanakan di Nanga Pinoh agar bisa lebih mudah menghubungi narasumber. Kegiatan ini sebenarnya akan dilaksanakan pada Maret lalu, namun karena berkaitan ADD belum bisa dicairkan maka baru bisa dilaksanakan, dan baru sekarang bisa dilaksanakan. Rencananya, BUMDes yang akan kami laksanakan yakni dibidang pertanian, jasa angkutan, perkebun, perikana. Kedepannya kita juga akan memgembngkan simpan pinjam. Namun untuk tahap awal ini, difokuskan di ussaha pertanian dan jasa angkutan,” pungkasnya. (Ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.