Desy Ratnasari Isi Seminar Wisata Dakwah di Melawi

MELAWI- Pada rangakian Dakwah Wiata Regional Kalimantan, juga menyelenggarakan seminar. Seminar tersebut bertema keluarga sebagai pendidik pertama dan utama dalam membentuk generasi Qurani yang berahlak mulia di Penddopo sukiman Center, Selasa sore (11/9). Dimana pemateri atau yang mengisi seminar tersebut adalah Artis legendaris yang duduk sebagai Anggota DPR RI Komisi VIII, Desy Ratnasari. Selain Desy Ratnasari pemateri lainnya adalah Ustazah Sangadah dan dari BKKBN Provinsi bapak Hadirin. Kegiatan itu dibuka oleh bupati Melawi, Panji, dihadiri oleh Anggota DPR RI H Sukiman, ketua BKMT Melawi, hj Kartika Sari Astuti, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan jamaah BKMT dari berbagai daerah.

Dalam seminar tersebut Desi lebih menitik beratkan pada proses komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Sehingga pesan yang disampaikan oleh orangtua bisa diterima dengan baik oleh anak.

“Kalau saya memberikan kesempatan kepada anak saya untuk mengoreksi saya. Misalnya dalam penyampaian saya ada yang terlalu cepat dan kurang pas. Maka dengan demikian saya wajib menyampaikan permohonan maaf kepada anak saya” katanya.

Sementara itu, pemateri dari BKKBN Hadirin mengungkapkan, pendidikan anak dimulai sejak anak masih dalam kandungan kemudian setelah lahir dan beranjak dewasa. Dengan pendidikan yang benar insya Allah keluarga yang sakinah mawadah warahmah bisa tercapai.

Hadirin juga menyampaikan bahwa berdasarkan survei.. Kalbar rangking pertama yang terjadi kelahiran usia 15 th.  Bahkan sebagian besar adalah kelahiran yang tidak diinginkan.

“Kesehatan reproduksi remaja harus dipersiapkan. Kapan menikah yang ideal. Perempuan itu minimal 20 tahun kalau laki-laki itu 25 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, pada kesempatannya, ustazah Sangadah menyampaikan untuk membentuk generasi qurani hal yang paling utama dimulai dari ibunya. Bagaimana seorang ibu harus menjadi penyabar dan soleh. Sehingga anak-anak bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. (Ed/KN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.