Dewan Dukung Pihak Kepolisian Menindak Tegas Pelaku Pembunuhan Kepsek

SINTANG, KN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi mengaku prihatin dengan kasus pembunuhan yang menimpa kepala sekolah SDN 24 Desa Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak pada Kamis (17/10/2019).

Apalagi pelaku pembunuhan merupakan mantan suami siri dari keponakan kepsek yang ditusuk hingga tewas tersebut. Saat ini pelaku pembunuh sudah diamankan di Polres Sintang untuk proses lebih lanjut.

“kita mendukung pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku, Saya berharap pelaku dihukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya karena dia menghilangkan nyawa orang lain,” ujar Kusnadi, Jumat (19/10/2019).

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku sangat mengenal kepala sekolah tersebut. Dirinya terkejut ketika orang yang dikenalnya itu menjadi korban pembunuhan oleh pelaku yang pernah menjadi orang dekat korban.

“Beliau adalah sosok yang rajin, disiplin dan mudah bergaul, semangat kerjanya tinggi, beliau sudah lama mengabdikan dirinya di dunia pendidikan tentu dengan kepergian beliau, saya merasa sangat kehilangan,” ucapnya.

Kusnadi berharap dari kasus tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat Sintang terutama dalam mengontrol emosi agar tidak menimbulkan dampak yang fatal.
Wakil Rakyat Dapil Tempunak-Sepauk ini mengimbau masyarakat mengedepankan kan komunikasi yang baik dan kesabaran dalam menghadapi masalah.

“Jangan terlalu cepat mengambil keputusan berdasarkan emosi, tingkatkan terus keimanan kita supaya kita selalu diberi kekuatan dan ketabahan,” pesanya.

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariyadi mengatakan pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Sintang. Disampaikan Kapolres, motif pembunuhan oleh pelaku dikarenakan pelaku merasa sakit hati kepada korban karena dinilai sering mencampuri urusan keluarga nya.

“Pelaku sudah kita tahan, atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.