Dewan Harap di Sintang Banyak Desa Mandiri

SINTANG – Anggoata Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Kusnadi, mendukung langkah pemerintah kabupaten Sintang untuk menjadikan desa-desa yang ada di Sintang menjadi desa mandiri.

“Ini langkah bagus Pemerintah kababupaten Sintang menjadikan beberapa desa menjadi desa mandiri,” terangnya.

Selain mendukung langkah Pemerintah kababupaten Sintang, Kusnadi juga mengimbau kepada semua desa yang ada di Sintang ini untuk berbenah diri, sehingga peluang tumbuh-kembangnya desa ke semakin banyak.

“Kami berharap pemerintah melalui dinas terkait terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk peningkatan kapasitas aparatur desa untuk mencapai Desa Berkembang, Desa Maju, dan Desa Mandiri,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni mengatakan, keempat desa itu diusulkan naik status karena berdasarkan penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) yang telah dilakukan, keempatnya mampu meraih skor untuk berada di kategori desa mandiri.

“Dua desa sudah tuntas dan sudah ditetapkan menjadi desa mandiri. Dua desa itu meliputi desa Sungai Ana dan desa Kebong. Sementara desa Pagal Baru dan desa Gurun Kempadik masih dalam tahap penilaian oleh tim dari kementrian desa dan pemerintah propinsi Kalimantan Barat,” kata Roni belum lama ini.

Menurut Roni, empat desa tersebut masing-masing memiliki penialan tersendiri untuk ditetapkan menjadi desa mandiri. Penialannya dari berbagai aspek seperti lingkungan, sosial, ekonomi dan pendidikan.

“Tugas kita kabupaten hanya melengkapi apa saja yang dianggap masih kurang. Penetapannya nanti diatur keputusan menteri. Tidak hanya Sintang saja, karena penialian ini skalanya nasional,” ujarnya.

Selain itu, kata Roni Desa Mandiri sangat penting, sebab dari situlah IDM merupakan barometer pembangunan di desa tersebut. Harapannya dengan banyaknya desa-desa mandiri yang bermunculan, ke depan bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat desa.

“Ke depan kita akan menargetkan banyak desa di Sintang ini berstatus desa mandiri, karena berbagai upaya tetap terus kita lakukan,” pungkasnya.

Untuk mencapai target 10 Desa Mandiri di Kabupaten Sintang tahun ini, sebagaimana yang dicanangkan Gubernur Kalbar saat berkunjung di Bumi Senentang beberapa waktu lalu, sepertinya sulit untuk diwujudkan.

Hal tersebut dikarenakan masih banyak permasalahan di masing-masing desa yang harus di tuntaskan, salah satunya terkait infrastruktur.

Dari 391 desa yang ada di Kabuapten Sintang, diketahui baru empat desa yang diusulkan menuju desa mandiri. Artinya, jumlah tersebut masih terbilang sangat minim. Ini jika dibandingkan dari total desa yang ada di bumi Senentang ini masih ada 387 desa lagi yang harus diperjuangkan ke tahap desa mandiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.