Dewan Harapkan Pemkab Serius Mengatasi Desa Yang Belum Memiliki Jaringan Listrik Negara

SINTANG, KN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward meminta pemkab serius menangani desa yang belum menikmati penerangan listrik. Seperti Desa Riam Kijang Kecamatan Sungai Tebelian yang hingga saat ini jaringan listrik ke desa tersebut belum terealisasi.

Menurut Jeffray, kondisi tersebut harus segera ditanggapi Pemerintah Kabupaten Sintang, mengingat listrik menjadi keperluan rumah tangga yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

“kita minta Pemkab Sintang segera mengupayakan jaringan listrik untuk desa tersebut, karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat,” pinta Jeffray saat di DPRD Sintang belum lama ini.

Selama ini kata Politisi PDI Perjuangan ini, untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, warga setempat harus menggunakan generator listrik pribadi. Selain memakan ongkos cukup besar juga hanya dapat dimanfaatkan dalam waktu singkat.

“Maka dari itu, kita mendorong pemkab Sintang agar lebih intensif menjalin koordinasi dengan pihak PT PLN sehingga jaringan listrik PLN bisa diperluas ke daerah yang belum mempunyai jaringan listrik tersebut” pinta Jeffray.

Lanjut Jeffray, listrik sudah menjadi kerinduan masyarakat sejak lama bahkan masyarakat mengharapkan pemerintah daerah segera mengupayakan adanya jaringan litrik ke desa tersebut, pungkasnya.

Sementara itu Bupati Sintang Jarot Winarno saat di konfirmasi mengatakan pemasangan jaringan listik di Desa Riam Kijang, sudah kita usulkan pemasangannya bahkan sudah mengeluarkan rekomendasi pada April 2019 lalu.

“jadi untuk Desa Riam Kijang Kecamatan Sungai Tebelian sudah masuk dalam roadmap listrik pedesaan PT. PLN (Persero) pada tahun 2020. Hal ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pemerintah daerah Kabupaten Sintang perihal pemasangan jaringan listrik negara PT PlN (persero) pada Desa Riam Kijang Kecamatan Sungai Tebelian nomor :671.11/1000/PDT-ESDA/2019 tanggal 4 april 2019,” terang Jarot. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.