Dewan Minta Kepsek yang Dilantik Dapat Jalankan Tugasnya dengan Baik

SINTANG – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ghulam Raziq meminta 87 Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang benar-benar dapat menjalankan tugas dan tanggugnjawabnya dengan baik.

“Mereka sudah diambil sumpah dan janjinya, maka dari itu kita harapkan jangan sampai melanggar sumpah yang sudah diucapkannya tersebut,” ujarnya, Jumat (29/3).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga mengatakan, bahwa 87 Kepsek tersebut sudah dipercayai pemerintah untuk memimpin sekolah masing-masing, maka dari itu kepercayaan tersebut jangan sampai disia-siakan dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji.

“Jaga kepercayaan dan tanggung jawab yang diemban sebagai Kepsek. Ini merupakan tugas negara, jadi benar-benar harus sepenuhi hati menjalankannya,” katanya.

Ia juga berharap, Kepsek yang dilantik inim benar-benar dapat membangun dunia pendidikan di Kabupaten Sintang ini, agar lebih baik lagi ke depannya.

“Tata sekolah dengan baik, harus menjadi panutan dan selalu dapat memberikan motivasi atau semanagat agar sekolahnya maju dan berkembang,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sebanyak 87 orang Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, di lantik, di Gedung PGRI Sintang, Kamis (28/3).

Sumpah/janji jabatannya secara resmi tersebut dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Sintang Lindra Azmar. Dalam kesempatan tersebut, Lindra mengatakan, 87 yang dilantik terdiri dari 11 Kepsek SMP dan 76 SD, yang akan mengisi sekolah-sekolah yang kosong Kepala Sekolahnya.

“Kekosongan itu dikarenakan ada yang pensiun, meninggal dunia dan mengundurkan diri, dan yang di lantik ini sudah di tunjuk sebelumnya sebagai pelaksana tugas (Plt) di sekolahnya masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya mengejar pelantikan ini agar mereka yang dilantik ini bisa mempersiapkan berbagai hal untuk suksesnya tahapan pelaksanaan ujian sekolah mau pun ujian nasional. Mengingat tidak lama akan dilaksanakan.

“Saya meminta para kepala sekolah yang sudah di lantik ini, agar melaksanakan tugas pokok sebagai tugas bantu, yakni sebagai manajerial, kewirausahaan dan supervise kepada guru-guru di sekolah yang di pimpin,” tegasnya.

Hal itu tentu sangat dibutuhkan, agar mereka dapat menata sekolah dengan baik, kepala sekolah juga harus berkarya, harus memberikan motivasi atau semanagat agar sekolahnya maju, dan mereka harus mampu memberikan arahan, pelatihan kepada dewan guru di sekolahnya.

Selain itu, Lindra juga meminta kepada guru yang dilantik, harus mampu melaksanakan delapan standar pendidikan dan harus mampu mengembangkan budaya literasi mulai dari guru-guru sampai kepada anak didiknya.

“Kemudian juga harus mengembangkan budaya budi pekerti melalui penguatan pendidikan karakter, sebagaimana amanat perpres nomor 87 tahun 2017,” katanya.

Sekarang ini kata Lindra zaman millennial, jaman digital, dimana anak-anak perlu penekanan kepada penguatan pendidikan budi pekerti, dalam rangka untuk penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan agama. Untuk itu ia meminta para Kepsek harus membangun kekompakan di dalam lingkungan sekolahnya melalui disiplin bekerja.

“Kepala sekolah juga harus memiliki komunikasi yang intern dengan masyarakat setempat, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa serta warga. Saya tidak mau dengar lagi ada kepala sekolah yang tidak harmonis hubungannya dengan masyarakat setempat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.