Dewan Prihatin, Kondisi Wisata Alam Bukit Kelam Tak Terawat

SINTANG – Adanya postingan di salah satu akun media sosial terkait banyaknya sampah yang bertebaran di salah satu tempat wisata yaitu wisata Bukit Kelam mendapatkan perhatian dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari.

Markus mengaku prihatin dengan kondisi tempat wisata yang hingga saat ini masih banyak berserakan sampah. Untuk itu, ia meminta kepada instansi terkait untuk lebih responsif mengenai sampah yang ada di tempat wisata atau di beberapa tempat umum lainnya.

“Sebentar lagi akan ada Festival Bukit Kelam, tentu adanya sampah yang berserakan juga menjadi perhatian wisatawan yang turut serta dalam Festival tersebut. Untuk itu, saya meminta kepada instansi terkait untuk lebih responsif menangangi permasalahan sampah ini,” ujarnya ketika ditemui di DPRD Kabupaten Sintang, Senin (2/7).

Selain responsif dari instansi terkait, Politisi Partai Demokrat ini juga meminta kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan salah satunya adalah tidak membuang sampah sembarangan.

“Kinerja pemerintah tak akan pernah berhasil tanpa bantuan dari masyarakat. Dalam hal ini, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarang sangat membantu pemerintah menjaga keindahan dan kelestarian tempat wisata,” ucapnya.

Tak hanya itu, Markus juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keindahan tempat umum dengan tidak mencoret-coret atau merusaknya sehingga Kabupaten Sintang bisa menjadi kota yang ramah baik bagi masyarakatnya maupun bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Jangan hanya karena ada Festival Bukit Kelam baru beberapa tempat wisata dibenahi. Menjaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan merupakan hal yang harus dilakukan tiap hari,” tukasnya. (YL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.