Dewan sayangkan Tiga Formasi Dokter Kosong Pelamar

SINTANG KOTA – Tiga formasi untuk dokter spesialis dalam perekrutan CPNS 2018 di Kabupaten Sintang masih belum terisi. Bahkan hingga penutupan pendaftaran pada 15 Oktober 2018 lalu, tiga formasi dokter spesialis ini masih kosong.

Kepala BKSDM Kabupaten Sintang Palentinus, mengatakan pelamar CPNS 2018 di Kabupaten Sintang yang sudah meng-Upload persyaratan dan mengantarkan berkas persyaratan di tingkat daerah ke BKSDM telah mencapai 3.523 orang. Jumlah yang sangat banyak tersebut tidak mendapat sumbangan angka dari formasi dokter spesialis.

“Tiga formasi dokter spesialis ini sebenarnya untuk ditempatkan di RSUD Ade M Djoen Sintang namun tidak ada pelamar, sebetulnya terkait formasi ini kami sudah sosialisasi,” terang Palentinus baru-baru ini.

Kekosongan pelamar di formasi dokter spesialis di Kabupaten Sintang Sangat disayangkan oleh ketua DPRD Kabupaten Sintang Jeffray Edward. Padahal dokter spesialis di Kabupaten Sintang sangat dibutuhkan.

“Kita masih banyak kekurangan tenaga kesehatan termasuk dokter spesialis jadi ini sangat kita sayangkan formasi ini tidak ada peminatnya Padahal mereka (dokter spesialis.red) sangat kita butuhkan untuk memberikan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sintang,” kata Jeffray, Kamis (18/10/2018).

Menurut Jeffray kurangnya minat pelamar dokter spesialis di Kabupaten Sintang dikarenakan mereka tidak ingin bekerja terlalu jauh di daerah.

“Mungkin ketika mereka memilih formasi itu mereka memikirkan tempatnya,” kata Jeffray.

Dikatakan jeffray apabila masih bisa disiasati harus ada kebijakan khusus dari Pemerintah daerah maupun Pusat untuk mengalihkan formasi supaya tidak kosong. Formasi yang diajukan ini memang sudah menjadi jatah untuk daerah.

“Jelas ini sangat kita sayangkan formasi ini tidak terisi, kita harapkan ada kebijakan pemerintah supaya formasi ini tidak kosong, karena kita di daerah membutuhkan dokter spesialis,” harapnya.

Sebetulnya kata Jaffray mengenai kesejahteraan dokter atau tenaga kesehatan di Kabupaten Sintang sudah menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihaknya. Bahkan DPRD Sintang sudah setiap tahun menandatangani usulan kenaikan gaji dan tunjangan petugas kesehatan dokter spesialis.

“Mereka itukan prioritas bahkan diperlakukan lebih spesial dari pejabat di Sintang, cukup atau tidaknya itu merekalah yang memutuskannya, namun namun secara awam Saya melihat tunjangan mereka lebih besar dari pada yang lain,” ungkap Jeffray.

Selian itu kata Jeffray, Pemerintah Daerah sudah banyak menyekolahkan tenaga dokter untuk menjadi dokter spesialis. Perlu dipastikan nantinya mereka harus mengabdi di Kabupaten Sintang, bertugas dengan apa disiapkan dan apa yang didukung dari pemerintah daerah.

“Pasti ada MoU nya, Kita sekolahkan mereka, kontribusinya mereka harus bertugas di Kabupaten Sintang, karena kita membantu mereka untuk dapat mengabdi di Kabupaten Sintang,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.