Digerogoti Kanker Payudara, Nurmisnawati Butuh Uluran Tangan

Melawi (Kalimantan-News) – Seorang ibu rumah tangga asal RT 012 RW 006 Dusun Panura Desa Batu Begigi Kecamatan Tanah Pinoh (Kota Baru), Nurmisnawati (34)┬ámengidap kanker payudara. Rencananya Nurmisnawati akan menjalani pengobatan rujukan ke rumah sakit Soedarso Pontianak. Namun hingga kini belum bisa menjalani pengobatan lebih lanjut karena keterbatasan dana.

Kini Nurmisnawati hanya bisa pasrah dan menahan sakit di kediaman kerabatnya di Dusun Kuala Belian Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh dengan mengharapkan adanya bantuan daan ukuran tangan dari para Dermawan.
Nurmisnawati menceritakan awal mula dirinya terkena kanker payudara. Sekitar 6 bulan yang lalu gatal-gatal dan tumbuh benjolan. “Kemudian saya periksa ke Puskesmas Kota Baru, dan disana saya dikasi obat biotik. Setelah seminggu kemudian semakin membesar dan Puskesmas Kota Baru merujuk saya ke Rumah Sakit Citra Husada (RSCH),” kisahnya saat dijumpai di kediaman kerabatnya, Minggu (6/10).
Kemudian, lanjutnya, Ia menjalani perawatan di RSCH, hingga menjalani operasi, karena waktu itu benjolan masih 5 cm. Setelah operasi, dokter menyarankan setelah habis obat, jangan minum obat lagi. “Namun setelah sebulan kemudian tumbuh lagi benjolan, sampai sekarang sudah semakin besar. Sudah dilakukan cek up ke RSCH, ditangani dokter Rahmad. Saya disarankan untuk di rujuk ke Soedarso Pontianak,” ungkapnya.
Nurmisnawati bukanlah dari keluarga yang mampu, ekonomi keluarganya hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Dirinya hanya sebagai ibu rumah tangga, sementara sang suami yakni Hendra, hanya bekerja sebagai pencetak batako di Kota Baru dengan upah per batako Rp. 4 ratus rupiah. “Kondisi fisik suami saya atidaklah lagi normal. Kaki sebelah kanan timpang karena pernah patah akibat jatuh dari motor,” ucapnya.
Nurmisnawati dan Hendra dikaruniai 2 orang maka wanita yang kini masih duduk di angkuh SD. Penyakit yang diidap Nurmisnawati tersebut terpaksa mengharuskan anaknya sementara untuk meliburkan kedua anaknya.” Anak saya 2 orang, satu kelas 2 dan satu lagi kelas 4 SD,” paparnya.
Saat ini, katanya, sudah ada bantuan yang diterimanya, yakni dari Tk Insan Kamil dan Salimah Melawi. Sementara dari pemerintah Desa maupun dari Kabupaten belum ada. “Untuk pengobatan kami menggunakan BPJS, namun untuk biaya pengobatan, serta biaya hidup selama menjalani pengobatan yang kami tidak ada,” ucapnya.
Nurmisnawati mengharapkan adanya bantuan dari para Dermawan untuk ikut meringankan. Jika yang berminat membantu bisa memberikan secara lansung dengan menghubungi nomor kontak Nurmisnawati 081256816722. “Mudah-mudahan ada yang bisa membantu kami dan semoga Allah membalas kebaikan yang telah dilakukan orang yang membantu itu,” ucapnya. (Irawan/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.