Dinas Kesehatan Barito Selatan Siapkan Masker

Dinas Kesehatan kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah telah menyiapkan masker guna mengantisipasi penyakit gangguan pernapasan akibat kabut asap. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kesehatan Barsel drg Daryomo Sukiastono di Buntok, Jumat mengatakan masker ini dipersiapkan untuk mengantisipasi penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap.<br /><br />"Masker ini akan dibagikan kepada masyarakat apabila kondisi kabut asap diwilayah Barsel mengalami peningkatan dan dianggap berbahaya bagi kesehatan," kata Daryomo Sukiastono.<br /><br />Menurutnya sejauh ini kondisi udara diwilayah Barsel masih normal dan belum membahayakan bagi kesehatan masyarakat, karena hingga saat ini masih belum ada laporan terkait masyarakat yang terserang ISPA.<br /><br />Selain itu disampaikannya, berdasarkan hasil laporan 12 puskesmas di enam kecamatan dari bulan Januari hingga bulan Mei 2013 lalu, warga yang terkena penyakit ISPA berjumlah 4.530 orang.<br /><br />Untuk bulan Januari jumlah warga yang terkena ISPA sebanyak 1057, bulan Februari sebanyak 918 orang, bulan Maret berjumlah 871 orang, sedangkan bulan April sebanyak 743 orang dan bulan Mei sebanyak 941 orang.<br /><br />Diungkapkannya, warga yang terkena ISPA pada tahun ini jumlahnya jauh mengalami penurunan jika dibandingkan dengan jumlah warga yang terkena ISPA pada tahun sebelumnya.<br /><br />Oleh karena itu Daryomo mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak terserang penyakit ISPA pada musim kemarau dan kabut asap seperti saat ini.<br /><br />"Peningkatan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan menjaga pola makan yang seimbang, melakukan aktivitas olahraga secara teratur dan beristirahat yang cukup," ungkapnya.<br /><br />Dengan pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh lanjut Daryomo, maka akan terhindar dari penyakit yang kerap kali muncul pada musim seperti ini. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.