Dinkes Barsel Imbau Masyarakat Waspada Rabies

Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah mengimbau kepada masyarakat setempat mewaspadai gigitan anjing, kucing atau kera karena dapat menyebabkan rabies yang sering berakhir dengan kematian. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Pengendalian Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinkes Barsel dr Djulita K Palar di Buntok, Kamis mengatakan warga diharapkan waspada terhadap gigitan satwa tersebut sebagai upaya menghindari terjangkit penyakit rabies.<br /><br />“Karena berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Barsel terhadap beberapa spesimen kepala anjing tahun 2013 lalu ada satu ekor anjing positif rabies,” katanya.<br /><br />Kendatipun belum ada korban yang meninggal dunia akibat rabies, namun kasus gigitan anjing yang terjadi pada 2012 tercatat sebanyak 62 kasus dan tahun 2013 terjadi sebanyak 13 kasus.<br /><br />“Kasus gigitan paling banyak terjadi diwilayah kecamatan Gunung Bintang Awai dan sebagiannya lagi terjadi diwilayah kecamatan Dusun Utara,” ungkap Djulita K Palar.<br /><br />Oleh karena itu, pihaknya bersama Dinas Perikanan Barsel terus melakukan penyuluhan dan sosialisasi secara rutin kepada masyarakat, terutama di wilayah terjadinya kasus gigitan anjing.<br /><br />"Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahayanya sehingga tidak meremehkan gigitan anjing, kucing atau kera karena menyebabkan rabies yang bisa merenggut nyawa," ucapnya.<br /><br />Ia juga menjelaskan, tindakan pertama yang harus dilakukan apabila digigit anjing, kucing atau kera adalah mencuci bekas gigitan dengan deterjen dan air mengalir selama lima belas menit.<br /><br />"Setelah dicuci, kemudian diberi alkohol atau antiseptik dan selanjutnya memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan. Korban gigitan akan ditangani petugas kesehatan sesuai dengan protap dan akan diberi Vaksin Anti Rabies (VAR)," bebernya.<br /><br />Menurutnya, gejala rabies dapat dilihat manakala ada korban gigitan satwa mengalami sakit kepala, lesu, mual, nafsu makan berkurang, gugup dan nyeri bila ditekan pada bekas luka gigitan.<br /><br />"Gejala yang khas adalah rasa takut pada air berlebihan, kejang-kejang yang disusul dengan kelumpuhan,"jelasnya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.