Dinsos Melawi Kirim Penyandang Disabilitas ke BBRVBD Solo dan Makasar

MELAWI, KN – Upaya pembinaan pemerintah kepada penyandang Disabilitas di Melawi sudah ada. meskipun belum dilakukan secara maksimal, dengan adalan dikarenakan keterbatasan anggaran. Seperti misanya pemberian bantuan kursi roda tongkat, dan karpet. Bahkan pada tahun ini pemerintah menyediakan anggaran untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas.

“Pada tahun ini ada seorang penyandang disabilitas yang kita kirim untuk ikut pelatihan ke Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) Solo selama satu tahun. Semuanya dibiayai dari APBD Melawi, syaratnya 17 tahun 35 tahun, kemudian bersedia dikirim kesana, dan minimal harus bisa baca tulis, bersedia tidak menikah selama masih lajang. Karena dikirim kesana kurang lebih 1 tahun,” kata Kabid pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Melawi, Endang Susilawati, kemarin.

Selain itu, katanya, juga ada seorang penyandang disabilitas yang dikirim ke Makassar selama 6 bulan untuk mengasah keterampilannya. Dengan adanya pelatihan tersebut, sangat diharapkan pulang mendapat keteramilan dan bisa melatih penyandang disabilitas lainnya.

“Penyandang yang dikirim ke BBRVDB tersebut diasah kemampuan keterampilannya. Jadi mengasah kemampuan yang sudah ada, sehingga memiliki pengetahuan baru. Dengan begitu kaum difabel bisa mandiri dan bisa membantu dirinya sendiri,” terangnya.

Endang mengatakan, di Melawi cukup banyak penyandang disabilitas. Dimana dari jumlah yang ada tidak semuanya memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelatihan tersebut. karena faktr usia serta persyaratan yang ada.

“Juga dikarenakan faktor anggaran yag disediakan tidak banyak. meskipun saat ini belum bisa mengirim banyak, namun inilah bentuk perhatian kita. Mudah-mdahan yang dikirim bisa melatih saudara-saudaranya sesama penyandang di Melawi ini untuk meningkatkan keterampilan,” harapnya. (ED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.