Disnakeswan Kalbar Gelar OP Jelang Idul Fitri

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat akan menggelar operasi pasar (OP) jika terjadi kenaikan harga telur menjelang Idul Fitri. <p style="text-align: justify;">"Seperti tahun-tahun sebelumnya kami akan gelar OP untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Abdul Manaf Mustafa di Pontianak, Senin.<br /><br />Untuk stok telur ayam sudah tersedia sebanyak 90 ton per harinya.<br /><br />"Sedangkan harga, kami sudah memperhitungkan dengan kenaikan transportasi, pakan, dan obat-obatan maksimal harga telur sebesar Rp19.200 per kilogram atau sekitar Rp1.200 per butir," kata Manaf.<br /><br />Saat ini, kebutuhan Kalbar untuk telur sebanyak 80 persen dari 90 ton atau sekitar 72 ton per harinya.<br /><br />Manaf optimistis, kebutuhan akan telur dapat tercukupi apalagi dengan ketersediaan yang sudah ada.<br /><br />"Ya kami berharap itu dapat mencukupi hingga Lebaran nanti," kata Manaf.<br /><br />Sementara, seorang pedagang telur eceran di Jalan Imam Bonjol Pontianak, Nengsih (34) mengatakan harga telur masih normal.<br /><br />"Saat ini harga telur masih diantara Rp1.200 – Rp1.350 per butir nya," kata Nengsih.<br /><br />Tetapi, kata dia, belum tahu nanti ketika sudah memasuki bulan Ramadhan.<br /><br />"Pengalaman tahun lalu harga naik, apalagi mendekati hari raya," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.