Distamben Kalteng: Butuh Ijin 49 SPBU Mini

Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pertambangan dan Energi menyampaikan usulan dan ijin pembangunan 49 stasiun pengisian bahan bakar umum mini di wilayah setempat. <p style="text-align: justify;">Selain ijin, dibutuhkan pula kepastian suplai maupun stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari PT Pertamina, kata Kepala Distamben Kalteng Yulian Taruna di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />"Keberadaan 49 SPBU mini itu sebagai langkah awal membantu masyarakat di beberapa kabupaten maupun wilayah yang sampai sekarang ini belum menikmati BBM bersubsidi," ucap Dia.<br /><br />Ia pun berharap Pemerintah Pusat dan Pertaminan berkenan merealisasikan dalam waktu dekat usulan yang telah disampaikan Pemprov Kalteng. Sebab banyak investor yang bersedia membangun 49 SPBU mini.<br /><br />Meski begitu Kepala Distamben Kalteng itu tetap memberikan kesempatan dan menunggu hasil kajian yang dilakukan PT Pertamina terkait usulan tersebut.<br /><br />"Kalau usulan itu sudah disetujui maka Pertamina harus bertanggung jawab penuh terhadap penyaluran dan memenuhi kebutuhan BBM bersubsidi kepada 49 SPBU mini yang akan dibangun," ucap dia.<br /><br />Yulian mengemukakan Pemprov Kalteng bersama para pengusaha telah siap mengelola SPBU mini asalkan PT Pertamina memberikan jaminan ketersediaan dan pasokan BBM hingga ke seluruh pelosok.<br /><br />Pemprov Kalteng juga sangat berhati-hati mengumumkan mengenai pembangunan SPBU mini ini tersebut sebelum adanya kepastian dari PT Pertamina.<br /><br />"Kami harap masyarakat yang belum menikmati BBM bersubsidi agar bersabar menunggu keputusan tentang pendirian SPBU mini ini. Apabila nantinya usulan itu disetujui, maka akan segera ditawarkan kepada para pengusaha untuk mengelolanya," demikian Yulian.<strong> (das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.