Doakan Kedamaian, Polres Melawi gelar Tabligh Akbar

MELAWI- Upaya mewujudkan pelaksanaan Pemilu tahun 2019 yang aman, damai dan tentram tidak hanya dilakukan dengan usaha melalui kegiatan nyata dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, namun juga dilakukan dengan memohon kepada yang maha kuasa melalui Doa. Hal tersebutlah yang dilaksanakan Polres Melawi dengan menggelar Tabligh Akbar dan Doa Bersama, Minggu pagi (31/3) di halaman Polres Melawi. Kegiatan tersebut dihadiri puluhan anggota TNI, para tokoh agama, tokoh masyarakat yang menghadirkan Ustadz H. Usman H Rasyid.
Kapolres Melawi, AKBP Ahmad fadlin dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan ini sebagai ajang silaturahmi antara Polisi dan masyarakat. Sehingga terjalin hubungan yang baik, saling bersinergi bekerja sama dan mendukung dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif guna terwujudnya pemilu yang aman sejuk dan damai di Melawi.
“Juga sebagai sarana bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga kita senantiasa di bawah naungan ridho dan perlindungannya. Pada kesempatan ini saya mengajak kepada kita semua untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan jangan sampai mudah terprovokasi oleh isu-isu informasi melalui media apapun yang dengan sengaja ingin memecah belah persatuan dan kerukunan antara sesama khususnya mengenai maraknya berita hoax yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Fadlin mengatakan, peristiwa berita hoax memang tidak bisa dibendung kecuali diri kita sendiri yang menyikapinya berita-berita yang beredar, dan harus dikroscek kebenarannya. “Apabila terkait suatu isu atau permasalahan, agar tidak mudah terprovokasi apalagi tidak lama lagi kita akan melaksanakan pencoblosan untuk Calon Legislatif dan calon presiden yakni tepatnya tanggal 17 April 2019,” ucapnya.
Kapolres mengatakan, dengan adanya beberapa calon pilihan paslon, tentu menyebabkan adanya perbedaan di masyarakat terkait pilihannya. Namun masyarakat harus tetap rukun dan damai serta tidak menjadikan perbedaan itu suatu konflik.
“Saya harap kepada jajaran Pemda Kabupaten Melawi TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya mari bersama kita jalin sinergitas, koordinasi dan kerjasama harmonis dalam menolak paham intoleransi dan radikalisme. Serta anti hoax untuk mensukseskan pembangunan nasional. Mari kita berpartisipasi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang damai dan kondusif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta membimbing masyarakat memiliki resistensi daya tangkal terhadap upaya provokasi dari pihak-pihak yang menyebar permusuhan, pertikaian, kekacauan dan melanggar hukum lainnya,” paparnya.
Sementara itu, usata
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Usman H Rasyid mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan mudah terpecah belah, jadilah orang yang tawaduk, rendah hati dan menjaga ucapan serta silaturahmi. “Sebagaimana Rasulallah, memiliki sikap dermawan, baik hati, tawaduk serta selalu menjaga silaturahmi dan menghargai perbedaan,” ungkapnya. (ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.