DPRD Dukung Pembangunan Sekolah Kejuruan Di Balikpapan

DPRD Provinsi Kalimantan Timur mendukung pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN 7 di Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, dengan memperjuangkan pendanaannya melalui APBD provinsi. <p style="text-align: justify;">Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman ketika dihubungi di Samarinda, Selasa mengatakan pembangunan SMKN 7 Balikpapan diharapkan sudah bisa dilaksanakan pada 2017.<br /><br />"Kepala Dinas Pendidikan akan mengajukan anggaran sekitar Rp60 miliar melalui APBD Kaltim 2017. Insya Allah akan kami perjuangkan, sehingga pada 2017 sekolah kejuruan itu sudah bisa dibangun," katanya.<br /><br />Akhir pekan lalu, rombongan Komisi IV DPRD Kaltim meninjau lokasi pembangunan SMKN 7 Balikpapan di Jalan Somber Baru, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat.<br /><br />Lokasi pembangunan sekolah menengah kejuruan itu berada di lahan seluas 2,3 hektare di atas kawasan mangrove, sehingga gedung sekolah rencananya menggunakan tipe bangunan panggung.<br /><br />Menurut Zain, alokasi anggaran pembangunan SMKN 7 Balikpapan oleh Pemprov Kaltim sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang menyebutkan kewenangan pemerintah provinsi mengambil alih pembangunan SMK dan SMA yang berlaku efektif 1 Januari 2017.<br /><br />"Dalam waktu dekat Komisi IV akan mengundang Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim untuk membahas rencana pembangunan SMKN 7 Balikpapan tersebut," tambahnya.<br /><br />Ia menambahkan pembahasan itu sebagai bentuk dukungan DPRD Kaltim terhadap rencana pembangunan sekolah menengah kejuruan dengan jurusan Teknologi Rekayasa, Teknik Informatika, dan Kesehatan.<br /><br />"Apalagi, saat ini Pemprov Kaltim menargetkan rasio SMK dan SMA di Kaltim bisa mencapai 60 berbanding 40 persen. Dengan banyaknya sekolah kejuruan diharapkan akan semakin banyak menciptakan lulusan yang terampil, memiliki kecakapan dan keahlian, serta siap masuk dunia kerja," ujarnya.<br /><br />Dengan demikian, lanjut Zain, keberadaan sekolah kejuruan juga bisa membantu pemerintah daerah mengurangi jumlah pengangguran, karena saat ini banyak penggangguran dari lulusan SMA yang tidak memiliki kecakapan dan keahlian. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.