DPRD Kutai Timur Usulkan Pembentukan DOB Wilayah Pesisir

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar sidang paripurna dengan agenda Nota Pengantar Pembentukan Otonomi Baru yang meliputi wilayah pesisir, Selasa. <p style="text-align: justify;">Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama gedung Dewan dihadiri 16 dari 30 anggota Dewan dengan dipimpin Ketua DPRD Alfian Aswad. Nampak pula wakil bupati, Ardiansyah Sulaiman serta FKPD dan jajaran SKPD.<br /><br />Dalam Nota Pengantar Raperda Pembentukan Otonomi Baru di Kabupaten Kutai Timur yang dibacakan Shabaruddin Ketua Fraksi Perkasa, menyebutkan Raperda Pembentukan Otonomi Baru merupakan inisiatif Dewan "Rancanangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembentukan Otonomi Baru di Kutai Timur, yang meliputi wilayah pesisir merupakan inisiatif Dewan," kata Shabaruddin.<br /><br />Menurut Shabaruddin, yang juga anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil 4 wilayah pesisir, munculnya inisiatif tersebut merupakan aspirasi dan usulan masyarakat dari lima kecamatan.<br /><br />Dan berdasarkan Undang-undang, syarat administratif untuk kabupaten/kota meliputi adanya persetujuan DPRD kabupaten/kota dan Bupati/Walikota yang bersangkutan, persetujuan DPRD provinsi dan Gubernur serta rekomendasi Menteri Dalam Negeri.<br /><br />Syarat teknis yang menjadi dasar pembentukan daerah mencakup faktor kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, sosial politik, kependudukan, luas daerah, pertahanan, keamanan, dan faktor lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah.<br /><br />"Syarat fisik meliputi paling sedikit 5 kecamatan untuk pembentukan kabupaten, dan 4 kecamatan untuk pembentukan kota, lokasi calon ibukota, sarana, dan prasarana pemerintahan Usai sidang ketua DPRD Alfian Aswad mengatakan meminta anggota Dewan untuk segera menindaklanjuti raperda tersebut dengan membentuk panitia khusus (Pansus) sehingga nantinya apa yang rakyat harapkan dapat segera terwujud.<br /><br />Lima anggota Dewan yang menjadi inisiator Raperda Pembentukan Otonomi Baru di Kutai Timur wilayah pesisir, merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) 5 masing-masing Alfian Aswad yang menjabat Ketua DPRD dari (Fraksi Demokrat). Faisal Ketua Fraksi Partai Golkar, Shabaruddin Ketua Fraksi Perkasa (PKS), Hj. Firgasih (PPP) anggota Fraksi Perkasa, Harjuna Ali (Wakil Ketua DPRD) PDK dan Hatta Ketua Komisi I (PKPI). <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.