DPRD Prihatin Kasus Kriminal Libatkan Generasi Muda

DPRD Kalimantan Timur menyatakan prihatin sehubungan dengan tingginya kasus kriminal yang melibatkan generasi muda khususnya tindakan asusila dan pelecehan seksual. <p style="text-align: justify;">Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ahmad Abdullah di Samarinda, Senin, mengatakan tindakan nyata harus segara dilakukan agar generasi penerus pembangunan bangsa ini punya mental yang baik.<br /><br />"Kebiasaan buruk yang dapat merusak moral generasi mudalah yang menjadi salah satu pemicunya. Ada kecendrungan mereka begitu aktifnya mengunjungi tempat hiburan malam (THM) yang cenderung menuntun pada pergaulan bebas dan rentan diakrabi narkoba," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan, upaya untuk mengalihkan ketertarikan itulah yang harus diupayakan pemerintah.<br /><br />"Kesejahteraan Kaltim sangat ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama ialah kesejahteraan yang terkait dengan batin, termasuk di antaranya permasalahan mengenai narkoba, minuman keras dan prostitusi.<br /><br />Namun, katanya, beberapa permasalahan yang terjadi tentunya tidak lepas dari persoalan ekonomi masyarakat yang telah melakukan tindakan menyimpang.<br /><br />Menurut dia, permasalahan-permasalahan itu tidak luput dari kurangnya bimbingan rohani. Banyaknya pembinaan kerohanian kepada masyarakat mengenai bahaya prostitusi, narkoba, dan minuman keras harus seringkali dilakukan oleh instansi-instansi terkait baik legislatif, eksekutif, tokoh masyarakat maupun para pemuka agama.<br /><br />Di sisi lain, kata Ahmad Abdullah, faktor ekonomi juga perlu perhatian. Kesenjangan perekonomian kerap menjadi faktor penyimpangan di masyarakat.<br /><br />"Seseorang tidak mungkin terjun ke jalan yang salah apabila faktor perekonomiannya baik-baik saja. Pembinaan untuk mengarahkan masyarakat dalam peningkatan taraf ekonomi yang lebih baik, harus rutin dilakukan," kata politisi PKS ini.<br /><br />Selain itu, kata dia, harus dibangun secara simultan masalah-masalah yang terkait dengan keamanan, dan penegakan hukum.<br /><br />Namun, katanya, dari segi pembangunan fisik juga harus dilakukan. Yaitu, bagaimana agar opini mereka terwadahi contoh melakukan pelatihan-pelatihan kewirausahaan, dan mengasah keterampilan remaja menjadi lebih mandiri.<br /><br />Menurut Abdullah, apabila dihitung kembali biaya yang telah dikeluarkan untuk memperbaiki sumber daya manusia (SDM) yang telah rusak justru lebih banyak dibandingkan dengan membangun SDM menjadi lebih bermanfaat.<br /><br />Menurut dia, peran aktif pemerintah untuk memberikan bimbingan khusus secara intens kepada generasi muda harus terus dilakukan demi memicu dan memotivasi mereka ke arah lebih positif.<strong> (das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.