Harga Tiket Mudik Kapal Pelni Tidak Naik

Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Hasbi Abdullah mengatakan harga tiket mudik Lebaran tidak naik. <p style="text-align: justify;">"Berdasarkan keputusan PT Pelni pusat, harga tiket mudik Lebaran melalui pelabuhan Sampit tidak mengalami kenaikan atau tetap seperti hari biasa," kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Kotawaringin Timur, Hasbi Abdullah di Sampit, Sabtu.<br /><br />Harga tiket kapal Pelni tujuan Sampit-Surabaya telah ditetapkan sebesar Rp165 ribu sedangkan dari Sampit-Semarang sebesar Rp175 ribu.<br /><br />Penjualan tiket tidak hanya pada kantor PT Pelni Sampit saja, pihak manajemen juga melibatkan delapan travel yang ada di Kotawaringin Timur.<br /><br />Harga tiket di tingkat travel dipastikan akan mengalami perbedaan dengan harga tiket di kantor PT Pelni, namun perbedaan tersebut masih dalam batas kewajaran, yakni berkisar antara Rp10-Rp20 ribu per tiketnya.<br /><br />Menurut Abdullah, untuk menghindari harga tiket yang terlalu mahal para calon penumpang kapal Pelni diharapkan untuk tidak membeli tiket melalui calo.<br /><br />Menjelang Lebaran dan musim arus mudik calo tiket kapal pasti ada dan hal itu di luar kendali pihak PT Pelni.<br /><br />"Untuk mengantisipasi maraknya calo tiket kami dari manajemen PT Pelni telah menerapkan aturan setiap pembelian tiket harus menggunakan blanko dan satu blanko hanya diperbolehkan membeli lima tiket," katanya.<br /><br />Peraturan itu diberlakukan agar para calo tidak bisa membeli tiket dalam jumlah besar, selain itu juga untuk mempercepat antrean pembeli dan tiket untuk keberangkatan mulai H-15 Lebaran sudah dapat dibeli mulai sekarang.<br /><br />Selama arus mudik Lebaran nanti PT Pelni akan mengoperasikan empat kapal, yakni KM Binaiya, KM Lawit, KM Awu dan KM Leuser.<br /><br />Untuk menghindari adanya penumpang yang tidak terangkut PT Pelni nantinya akan menambah jadwal kedatangan kapal sebanyak lima kali.<br /><br />"Kami harap para calon penumpang untuk tidak membawa barang yang berlebihan dan lebih memperhatikan jadwal keberangkatan agar tidak salah masuk kapal, sebab pada waktu yang bersamaan biasa ada dua kapal di pelabuhan Sampit," terangnya.<br /><br />Kejadian salah masuk kapal sering terjadi pada arus mudik Lebaran tahun lalu, untuk para calon penumpang agar menanyakan keberangkatan kapal kepada petugas yang ada di pelabuhan.<strong> (das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.