Hindari Pernikahan Dini, Bentengi Anak Dengan Keimanan

Ketua Tim Penggerak PKK Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji mengaku prihatin dengan terjadinya siswa putus sekolah lantaran harus menikah dini. Terlebih, disaat detik detik akan mengikuti ujian akhir nasional. <p style="text-align: justify;">“Saya berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan PKK kedepannya juga akan mengintensifkan sosialisasi tentang pernikahan dini dan bahaya narkoba hingga ke daerah daerah,” ucapnya, saat meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 1 Nanga Pinoh, belum lama ini.<br /><br />Wanita ramah ini juga tidak menampik bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya pernikahan dini terjadi adalah pengaruh teknologi seperti internet yang disalah gunakan oleh sebagian remaja saat ini. Misalnya, untuk membuka situs situs porno ataupun hal negatif lainnya. <br /><br />“Sehingga berujung pada hasrat untuk melakukan hal yang dilarang karena belum waktunya. Hanya ada satu cara untuk menangkalnya. Yakni anak anak kita harus dibentengi dengan keimanan dan ilmu agama. Karena tidak mungkin orang tua mampu mengawasi secara penuh,” terangnya.<br /><br />Pergaulan bebas merupakan bentuk penyimpangan yang melewati batas wajar, tuntunan dan aturan. Faktor pergaulan dan lingkungan juga dapat menjadi salah satu hal pemicu terjadinya kenakalan remaja saat ini.<br /><br />“Sekarang bagaimana pihak orang tua dalam mencetak anak anak yang berakhlak dan berimana. Aktifitas keagamaan harus diintensifkan dilingkungan keluarga, agar mereka takut dengan Tuhan dan dapat menjaga dirinya sendiri,” tandasnya. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.