Hut HAB Ke-66, Bupati Sampaikan Amanat Menteri Agama

Dalam peringatan Hut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-66 yang dilaksanakan di Indoor Voly, sekitar pukul 08.00 wib, pada Selasa (3/01-2012) Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH menyampaikan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali. <p style="text-align: justify;">Peringatan Hut HAB yag dihadiri kurang lebih 500 orang yang terdiri dari sejumlah pelajar Sekolah Keagamaan yag ada di Kota Putussibau dan sekitarnya, sejumlah ornganisasi wanita, Tampak juga Ketua DPRD Kapuas Hulu Ade Muhamad Zulkifli, SAP, dan sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Sedangkan usai acar inti peringatan Hut HAB tersebut digelar acara hiburan yang diiringi oleh orgen tunggal Ardinasyah. <br /><br />Sementara itu dalam Amanat Suryadharma Ali selaku Menteri Agama RI yang disampaikan oleh Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH mengatakan bahwa seiring dengan perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dengan isu-isu agama yang semakin berat seluruh apartur Kementerian Agama (Kemenag) tidak boleh kehilangan perspektif dan wawasan menyangkut alasan fundamental atau raison d’etre Kemenag, misi Kemenag juga mesti dipahami.<br /> <br />Selain itu terkait tema Hut HAB kali ini yaitu “ Memperteguh Komitmen Kementerian Agama Yang Bebas Dari Korupsi” disampaikan Nasir bahwa tema tersebut menegaskan kembali Kementerian Agama harus senantiasa berupaya untuk meraih kinerja dan reputasi terbaik, menciptakan aparatur yang berakhlak dan berintregritas tinggi, serta tidak member peluang dan celah bagi munculnya penilaian rendah dari masyarakat terhadap institusi dan aparatur Kementerian Agama. <br /><br />Tidak hanya itu,  saat ini berbagai isu keagamaan actual di masyarakat belakangan ini mengharuskan aparatur Kementerian Agama bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan, pelayanan dan pengawasan sesuai dengan tugas pokokdan fungsi Kementerian Agama . <br /><br />“Dalam era keterbukaan ini setiap gerak lagkah dan kebijakan aparatur Pemerintah selalu dimonitor oleh “mata” dan “ telinga” masyarakat,”ujarnya. <br /><br />Selain itu Nasir juga menyampaikan bahwa ada empat tugas dan fungsi yag dikelola oleh Kementerian Agama yaitu, peningkatan kualitas kehidupan beragama, peningkatan kualitas kerukunan umat beragama, peningkatan kualitas pendidikan agama, pendidikan keagamaan, serta madrasah dan perguruan tinggi agama dan pengkatan kualitas penyelenggaraan badah haji. <br /><br />“Keempat tuga tersebut mesti dijalankan dengan sebaik baiknya sebab berkaitan dengan kehidupan berbagsa dan bernegara demi kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia,” ujarnya. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.