Infrastruktur dan SDM Perbatasan Jangan Diabaikan

Pembangunan di daerah perbatasan sangat di dambakan olah seluruh lapisan masyarakat yang berdomisili di wilayah perbatasan, masyarakat bukan hanya meminta pembangunan infrastruktur saja. Namun mereka juga meminta pembangunan yang menitik beratkan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), demikian di ungkapkan Nikodemus, S.Sos pada kalimantan-news.com, Sabtu (24/09/2011) melalui telpon genggamnya. <p style="text-align: justify;">“Pembangunan SDM itu, sangat di perlukan, karena  sebagai warga Negara yang berada di garda  depan NKRI, mereka (Masyarakat) dapat menyiapkan diri dalam menghadapi berbagai persaingan, dan tantangan di perbatasan”.  <br /><br />Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM di perbatasan hingga saat  ini masih sangat lemah atau kurang.  Dalam memperhatikan ini semua diperlukan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi masalah tersebut. <br />Masyarakat diperbatasan tidak meminta program-program kepada pemerintah akan tetapi masyarakat meminta kerja nyata. <br /><br />“Karena dari jaman nenek moyang sampai jaman yang serba canggih saat ini, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah selalu mengumbar janji-janji kepada masyarakat perbatasan,”  ketika giliran masyarakat mengunakan haknya untuk menikmati  apa yang Tuhan ciptakan, masyarakat selalu mendapatkan sorotan dari pemerintanh atau penegak hukum. Salah satu contohnya masyarakat mengunakan mobil Malaysia atau berbelanja gula kenegara tetangga selalu di permasalahkan. Oleh sebab itu, kalau pemerintah dan penegak hukum melarang masyarakat mengunakan produk luar, ya perhatikanlah masyarakat di perbatasan dan jangan hanya ngomong saja, jelas Niko deangan nada meninggi.<br /><br />Terkait pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM, menurut Nikodemus yang juga mantan ketua BEM Universitas Kapuas,  harus berjalan beriringan dan tidak dapat dipisahkan. Walaupun di rasakan cukup sulit, tapi dengan komitmen yang kuat tentu dapat di realisasikan.<br /><br />Pentingnya pengembangan SDM di perbatasan, akan sangat berpengaruh pada tingkat perekonomian, mengingat pendidikan merupakan garis terdepan dalam pembinaan. Jika pendidikan meningkat, maka secara otomatis perekonomian masyarakat akan berjalan kearah yang lebih baik, dan hasil akhirnya masyarakat di wilayah perbatasan tidak dianggap tertinggal, karena sudah memiliki pendidikan yang cukup dan pantas, ungkapnya. <strong>(*) </strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.