Istri ASN Nyaleg, Suami Tidak Boleh Kampanye Aktif

SEKADAU, KN – Dalam pelaksanaan kampanye calon anggota legislatif pada pemilu serentak 17 April 2019, istri pejabat (ASN) yang mencalonkan diri menjadi anggota DPRD pada prinsipnya tidak ada larangan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau, Nursoleh mengatakan, ada ketentuan yang mengatur hal tersebut yakni pada UU No 5 tahun 2014 tentang ASN.

“Antara lain, bagi ASN yang istri atau suami yang mencalonkan diri, tidak boleh secara aktif berkampanye,”
jelas Soleh saat ditemui di Kantornya Senin (14/1/2019).

Namun kata Soleh, jika hanya mengantar istri atau suami pada hari libur tidak ada larangan. Atau mengawasi orang lain yang memasang alat praga kampanye (APK) juga boleh.

Terkait penyampaian imformasi kepada publik, ASN yang bersangkutan sebaiknya membuat pengumuman di media masa.

“Jika tidak membuat pengumuman juga tidak masalah karen belum ada aturan yang mengaturnya,” terang Soleh.

Berbeda dengan pejabat negara atau kepala daerah pejabat pokitik, jika mau kampanye pada saat hari kerja, maka wajib meminta surat izin cuti,” tutupnya. (AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.