Jalan Provinsi Tekancai, Kapolsek Belimbing Gotong Royong Perbaiki Jalan

Kerusakan jalan Provinsi Melawi ke Sintang, sering kali mengalami kecelakaan. Pasalnya banyak sekali kubangan yang menjebak terjadinya kecelakaan. <p style="text-align: justify;">Melihat hal tersebut, Kapol Polsek Belimbing, Iptu Aang Permana bersama anggota dan warga melakukan gotong royong untuk menimbun jalan nasional Sintang-Melawi yang mengalami kerusakan, di sejumlah titik di kecamatan itu.<br /><br />Aang mengatakan, setiap hari pihaknya menerima laporan dari warga, pemuar akibat kerusakan jalan yang terjadi sering terjadi kecelakaan lalulintas, tepatnya di Desa Lamat Bukit menuju Melawi.<br /><br />“Setiap hari minimal ada dua kejadian laka tunggal akibat jalan rusak di dekat jembatan Sematu dekat simpang Lama Bukit,” kata Kapolsek Belimbing.<br /><br />Melihat kejadian yang demikian, maka dari itu pihaknya berinisiatif melakukan gotong royong menimbun jalan bersama warga. Penimbunan itu sendiri dilakukan anggota polsek dan masyarakat pada Jumat lalu.<br /><br />“Kami lakukan ini dalam rangka menekan angka kecelakaan lalulintas, selain itu juga untuk mencegah terjadinya kemacetan, akibat ada beberapa kendaraan yang amblas,” jelasnya.<br /><br />Dia mengatakan, pada musim penghujan seperti sekarang ini, kondisi jalan semakin rusak, maka sudah selayaknya perlu mendapat perhatian, apalagi jalan tersebut merupakan poros utama yang menjadi lalulintas kendaraan, baik dari Sintang menuju Nanga Pinoh maupun menuju Kalteng.<br /><br />“Kita minta kepada pihak terkait bisa memperbaiki kerusakan jalan yang ada, supaya kecelakaan tidak semakin banyak,” kata Kapolsek.<br /><br />Menurutnya ada delapan titik yang mengalami kerusakan, diantaranya di jembatan Sematuk, kemudian dekat bukit matuk, simpang Kayu Baung, dan kawasan Labang dua titik, serta dari Polres sampai ke Pintu gerbang selamat datang ada dua titik.<br /><br />Budiman, warga Desa Pemuar yang sering melintasi jalan tersebut mengakui, beberapa jalan yang rusak parah tersebut  sangat berbahaya bagi pengendara, terutama di sematu dari arah Sintang, karena kerusakannya tepat di bawah jembatan.<br /><br />“Sedangkan kalau dari arah Sintang jalan yang mengalami kerusakan itu tidak nampak, jadi di lokasi inilah yang sering terjadi kecelakaan,” kata Budiman.<br /><br />Jalan Nasional Sintang-Melawi itu sendiri baru dibangun pada tahun 2011 silam, namun kondisinya sudah banyak yang mengalami kerusakan, bebatuan sudah bertaburan ke mana-mana, bahkan sebagian lagi ada yang membentuk kubangan. Jika tidak hati-hati maka bisa terjadi kecelakaan lalulintas. (Ira/Kn)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.