Jalan Sanggau-Bodok Rawan Laka Lantas

Kecalakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Sanggau-Bodok, kali ini kecelakaan yang terjadi menimpa sebuah truk pembawa angkutan batu. Kondisi truk yang masuk ke sungai sedalam sekitar tiga meter tersebut cukup memprihatinkan dengan kepala truk nyaris menghujam ke sungai, kecelakaan diduga dipicu oleh supir truk yang mengantuk ketika membawa kendaraanya tersebut. <p style="text-align: justify;">Kejadian tersebut terjadi di sekitar Desa Menunuk Jl Sanggau-Bodok sekitar 10 kilometer dari Kota Sanggau, menurut informasi dari masyarakat sekitar kecelakaan terjadi sekitar pukul 3.15 WIB dini hari. Tiba-tiba terdengar benturan keras yang disertai suara truk yang terperosok masuk ke sungai setelah menabrak pembatas jembatan yang ada.<br /><br />"Hanya terdengar benturan keras bagian depan mobil yang menghantam pembatas jembatan ini, kondisinya masih gelap pada saat kejadian itu terjadi. Hanya saja memang suaranta terdengar cukup keras, kemungkinan truk dalam kondisi laju ketika melintas," ungkap seorang warga, Sabtu pagi (11/6).<br /><br />Sada saat kecelakaan truk tersebut diketahui membawa angkutan pecahan batu, dan menurut informasi masyarakat untuk melakukan penimbunan di Jl Sanggau-Sekadau bernomor polisi DT 9864 DE. Hanya saja warga mengaku tidak mengetahui siapa nama pengemudi truk berbadan besar tersebut yang naas tersebut.<br /><br />"Tadi begitu masuk ke sungai ini supir langsung dilarikan ke rumah sakit Sanggau oleh warga sekitar, kami tidak tahu siapa nama pengemudi tersebut. Sampai sekarang belum kami belum mengetahui bagaimana kondisi pengemudinya," ungkap Aloy (60) seorang warga yang sedang menyaksikan truk yang belum bergerak tersebut.<br /><br />Jalan Sanggau-Bodok selama ini memang merupakan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas, khususnya mulai dari sekitar kilometer 10 hingga Kota Bodok. Padahal dari pantauan kondisi jalan cukup bagus, kecelakaan kemungkinan dipicu oleh kondisi jalan yang sempit dan berliku ditambah konsentrasi pengemudi. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.