Jamaah Haji Tiba Di Sintang

Isak tangis bahagia serta bersyukur para jamaah haji yang tiba di Kabupaten Sintang sebanyak 98 orang dengan keadaan sehat walafiat langsung disambut oleh Pemkab Sintang dan keluarga para jemaah haji di halaman depan Kantor Bupati Sintang, Sabtu (17/10/2015). <p style="text-align: justify;">H.Suheri terlihat larut dalam sukacita, selaku perwakilan jamaah haji ini ia menyampaikan sambutannya berupa kesan sukacita, bahagia, maupun duka selama menjalankan ibadah haji. <br /><br />“pergi haji ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dan rekan-rekan lainnya karena ini merupakan suatu perjalanan spiritual yang memerlukan fisik dan tenaga yang fit”<br /><br />Kemudian Suheri menambahkan, sebanyak 102 orang yang diberangkatkan haji beberapa waktu lalu,  yang tiba di Sintang pada saat ini sebanyak 98 orang, 1 orang terkena musibah crane yang bernama ibu Rubiah, mengalami luka dikepala, tulang rusuk patah, dan luka lainnya, sekarang kondisinya masih dirawat di rumah sakit King Abdul Aziz di Mekkah Saudi Arabia dan rencananya akan dipulangkan bersamaan dengan kloter terakhir, sementara jamaah yang lainnya langsung tinggal di Pontianak. “tambah Suheri <br /><br />Untuk masalah konsumsi, transportasi, dan penginapan sewaktu melakukan perjalanan haji Alhamdulillah  tidak ada kendala apapun, meski terjadi beberapa kali musibah yang menimpa para jamaah haji dunia yang sedang melaksanakan ibadah haji namun hal ini tidak bisa dipungkiri karena ini merupakan takdir yang maha kuasa. “Ungkap Suheri”.<br /><br />Sementara  Penjabat Bupati Sintang yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Adminstrasi Perekonomian dan Pembangunan, Lindra Azmar mengatakan atas nama Pemerintah Daerah, mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji dan petugas haji Kabupaten Sintang serta mengucapkan terimakasih telah menjaga nama baik daerah sehingga mampu menjaga kekompakan dalam pelaksanaan ibadah haji serta segala urusan dapat dilalui dengan baik, ungkap Lindra.<br /><br />Lindra Azmar menambahkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2015 ini di timpa berbagai musibah yang sangat memilukan, seperti musibah alat berat crane sehingga ada salah satu jamaah asal Kabupaten Sintang menjadi korban jatuhnya crane, kemudian musibah mina yang dimana jamaah berdesak-desakan, dan selanjutnya terjadi kebakaran di salah satu tempat penginapan bagi para jamaah haji, itu semua merupakan takdir Tuhan yang tidak dapat di hindari. “tambahnya.<br /><br />“Saya berharap kepada saudara-saudara untuk dapat membantu pemerintah dalam membangun daerah khususnya dalam membangun keagamaan dan jadilah tauladan yang baik dalam beragama tercermin dari perilaku yang selalu menebar kebaikan , mengembangkan toleransi anatar sesama pemeluk agama sehingga tercipta kehidupan sosial, damai, dan aman di Kabupaten Sintang ini” Harap Lindra. (Humas)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.