Jeffray: Ingatkan Kades, Pergunakan Dana Desa Dengan Baik dan Transfaran

SINTANG – Ketua DPRD Sintang Jeffray Edward menyebutkan bahwa Raker Kades ,BPD dan Camat Se-Kabupaten Sintang tersebut, ini merupakan ajang bagi semua pihak baik OPD,Pemerintah daerah dan stakeholder yang ada dikabupaten Sintang untuk melakukan evaluasi khususnya program pada tahun 2017.

“Raker kades,BPD dan Camat tersebut tentu menjadi ajang bagi kita semua untuk mengevaluasi terutama program tahun 2017 lalu apakah sudah berjalan dengan baik sesuai anggaran yang diberikan atau belum ” kata Jeffray.

Lanjut Jeffray, selain itu Raker tersebut juga untuk mensosialisasikan penggunaan dana desa pada tahun 2018, karena dana desa tersebut yang masuk di kabupaten Sintang mencapai Rp 1,8 trilyun. oleh sebab itu diharapkan jumlah anggaran tersebut dapat digunakan dengan baik dan seefesien mungkin.

”Saya selaku ketua DPRD berharap keikutsertaan masyarakat dalam mengawasi dana desa ini penting dilakukan karena jika tidak dikawatirkan akan melenceng dari yang direncanakan ”harap Jeffray.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan Jarot mengatakan, dana desa yang dikelola harus transparan. Ia menginginkan penggunaan dana desa dipublikasikan kepada masyarakat.

“Setiap alokasi dana desa, anggaran desa, harus kita publikasikan. Kita buatkan baliho besar-besar tentang pengelolaan dana desa, kemudian kita letakkan di depan kantor kepala desa, agar masyarakat bisa mengetahui anggaran dana desa tersebut digunakan untuk apa,” bebernya.

Tahun 2018, kata Jarot, adalah tahun penguatan dari 6 prime mover. Masa kerja ia menjabat selaku bupati bersama Wakil Bupati Askiman tinggal 3 tahun 5 hari. Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama untuk bekerja supaya dapat memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sintang. “Kunci dalam semua ini adalah kita harus saling komunikasi,” ujarnya.

Menurut Jarot, Kabupaten Sintang akan maju apa bila pembangunan di desa-desa berjalan dengan baik. “Sintang bisa maju kalau “lilin-lilin” pembangunan yang ada di desa bisa hidup. Kita yakin kalau desa kita bisa maju,” tegasnya.

Jarot mengingatkan kepada para kepala desa, Ketua BPD, dan Camat untuk tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2018. “Sebagai kepala desa kita harus dapat menciptakan suasana yang kondusif serta dapat meneduhkan pemikiran masyarakat, karena ini adalah pesta demokrasi, kita boleh berbeda pendapat, tetapi peran dan tugas kepala desa harus menjaga kekondusifan di lingkungan desa,” pesan Jarot.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.