Jeffray Minta Masyarakat Waspada Terhadap Cacar Monyet

SINTANG – Meski diketahui sudah pernah diberantas pada tahun 1980 silam, Kasus Virus Monkeypox (Cacar Monyet) kembali ditemukan baru-baru ini di Singapore, yang diderita oleh seorang pria Nigeria.

Secara tak langsung, kasus tersebut pun membuat kekhawatiran warga Indonesia, termasuk di Sintang. Karena ditakutkan penyebarannya penyakit menular tersebut sampai ke tanah air.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan, pihaknya memang sudah mewanti-wanti agar penyebarannya tak terjadi di Bumi Senentang.

“Saya mendapatkan informasi Cacar Monyet ini dari berbagai media, bahwa datangnya dari Singapore. Jadi memang harus menjadi perhatian kita, agar penyebarannya tak sampai ke sini,” ujar Jeffray, saat ditemui di Kanotr DPRD setempat, beberapa hari yang lalu.

Dikatakan Jeffray, bahwa penyakit yang bersumber dari hewan penggerat ini bisa saja masuk ke Kabupaten Sintang, mengingat hewan-hewan tersebut yang berkeliaran bebas, baik di lingkungan masyarakat maupun hutan.

“Makanya harus hati-hati, tingkatkan kewaspadaan, sebab masih banyak hewan penggerat yang berkeliaran bebas di hutan maupun yang dipelihara oleh masyarakat,” terang Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Pola hidup sehat, kata Jeffray juga harus dijaga, untuk menghindari penularan penyakit ini. Oleh karen itu, ia mengibau kepada seluruh masyarakat Bumi Senentang, supaya berhati-hati dan menerapkan gaya hidup sehat.

“Tentunya juga untuk instansi terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) supaya lebih meningkatkan kontrolnya di lingkungan masyarakat, agar dapat mencegah agar virus ini tak tersebar di Sintang,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa virus ini memangb belum tersebar di Indonesia. Penyebarannya tidak menyebar dengan mudah dari orang ke orang.Namun virus ini bisa berakibat fatal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.