Jelang Pemilu Kemenag Melawi Gelar Dialog Lintas Agama

MELAWI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Kementerian Agama (Kemenag) Melawi menggelar dialog lintas agama, Senin (14/5) di salah satu hotel di Nanga Pinoh. kegiatan tersebut bertujuan agar dalam pelaksanaan pemilu 2018 ini keamanan dan ketertiban bisa berlansung dengan aman, damai dan sukses. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Melawi, Panji, dan dihadiri Ka. Kanwil Kemenag Kalbar H. Ridwansyah,M.Si dan di hadiri Kepala Kantor Kemenag Melawi, H. Abdulbar, S. Ag, tokoh lintas agama di Melawi, Forkopinda serta sejumlah organisasi.

Bupati Melawi, Panji mengatakan, pihak pemrintah sangat berterima kasih karena pihak Kemenag Melawi sudah melaksanakan kegiatan dialog lintas agama. Kegiatan tersebut sangatlah berarti dan sangat mendasar, apalagi kaitannya dengan pelaksanaan Pemilu yang sebentak lagi akan dilaksanakan.

“Dialog ini sangatlah tepat, apalagi berkaitan dengan Pemilu serta beberapa kejadian terakhir ini di Indonesia. Saya berharap pertemuan ini bisa ditindaklanjuti lagi dengan pertemuan-pertemuan berikutnya. Tentunya yang membuat kita merasa nyaman, aman dan damai sebagai keluarga besar. Saya berharap juga, para peserta bisa memaksimalkan ruang dialog ini untuk berdiskusi apa yang harus dilakukan dan yang bisa dikomunikasikan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kakanwil Kemenag Propinsi Kalimantan Barat H.Ridwansyah,M.Si mengatakan pertemuan sebagai bentuk silaturahmi menghilangkan perbedaan. dalam membangun kerukunan umat beragama diharapkan tokoh masyarakat tokoh agama dengan pemerintah bersinergi dalam membangun kebersamaan.

Dalam rangka membangun kerukunan umat beragama bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun tanggung jawab semua lapisan masyarakat termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hal ini merupakan langkah positif dalam menangkal berbagai issu negatif terhadap bangsa Indonesia.

“Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sendiri diakuinya berperan besar dalam menyatukan kebersamaan dan mempererat silahturahmi terutama di kabupaten Melawi. Dalam hal menjaga kerukunan antar umat beragama perlu ditingkatkan komunikasi dan dialog,terutama antar pemuda umat beragama.Tantangan bangsa kedepan disampaikan perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap segala sendi kehidupan jangan sampai ada celah untuk memecah belah persatuan dan kerukunan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Melawi, H. Abdulbar, S. Ag berpesan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan adat untuk selalu menjaga kerukunan di Kabupaten Melawi. Mulai dari tanggung jawab mengenai ketentraman, keamanan, dan ketertiban agar terwujudnya kerukunan umat beragama, menumbuh kembangkan keharmonisan saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya di antara umat beragama.

“Sikap tenggang rasa, menghargai, dan toleransi antar umat beragama merupakan indikasi dari konsep trilogi kerukunan,” pungkasnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *