Jelang Pilkades Serentak, Panji : Tetap Jaga Kerukunan Masyarakat

Melawi (kalimantan-news.com) – Pada tahun 2020 mendatang, Melawi tidak hanya melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, namun juga akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Tak tanggung-tanggung, desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tersebut berjumlah sebanyak 111 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Melawi.

Anggaran untuk pelaksanaan Pilkades tersebutpun sudah diusulkan sebanyak kurang lebih sebesar Rp 4,5 Miliar untuk masuk dalam KUA PPAS APBD 2020. lokasi anggaran Pilkades ini meliputi seluruh tahapan, mulai dari operasional Pilkades di TPS, petugas keamanan, logistik, baleho untuk calon kades di tiap desa, baleho imbauan dari Bupati untuk mensukseskan Pilkades di desa dan di kabupaten hingga kepada pelantikannya.

Menjelang pelaksanaan Pilkades tersebut, Bupati Melawi, Panji, berharap masyarakat tetap menjaga persatuan, sehingga Pilkades bisa berjalan aman, lancar dan sukses nanti. Meskipun saat ini belum memasuki tahapan masa kampanye namun kerukunan antar masyarakat di desa tetap dijaga.

Lebih lanjut Panji mengingatkan, agar mereka yang maju sebagai bakal calon kepala desa jangan sampai terjadi persaingan tidak sehat, atau jangan diciderai dengan berbagai hal yang merusak persatuan di desa. “Jaga keharmonisan masyarakat, jangan terpecah belah dan gontok-gontokan hanya karena berbeda pilihan,” katanya, Sabtu (16/11)

Lebih lanjut dikatakan Panji, agar para calon kepala desa nantinya mesti berpolitik yang berkualitas. Terutama saat dalam mengenalkan calon kepala desa. Selain itu Panji menegaskan, agar saat pelaksanaan kampanye nanti tidak memunculkan isu SARA, dikhawatirkan akan membuat suasana jadi tidak kondusif di desa itu sendiri.

“Kepada seluruh calon kepala desa yang bertarung, tolong jaga desa masing-masing, jangan buat kegaduhan hingga intimidasi kepada masyarakat di desa itu sendiri. Kita minta dilaksanakan bermartabat,” paparnya.

Terkait tahapan Pilkades, akan dimulai sejak Januari 2020. Mulai dari pembentukan panitia Pilkades, pendaftaran calon kades yang direncanakan pada Maret 2020 serta rencananya Pilkades akan digelar pada 20 April 2020.

Pelaksanan Pilkades ditanggung melalui APBD Melawi. Karenanya panitia Pilkades dilarang untuk meminta uang atau memungut dana dari calon kepala desa. Dalam Pilkades, desa juga diperbolehkan menganggarkan dana melalui Alokasi Dana Desa (ADD), namun hanya untuk item kegiatan yang belum dianggarkan oleh Pemkab Melawi.(Irawan/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.