Jembatan Menuju Perbatasan Masih Rusak Parah

Meskipun kondisinya rusak parah dan memprihatinkan namun jembatan yang menghubungkan antara Kampung Apan dengan Kampung Mataso, Kecamatan Embaloh Hulu, dibiarkan begitu saja tidak ada upaya untuk membangun jembatan darurat. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut tentunya mendapat sorotan dari berbagai pihak apalagi jembatan tersebut banyak dilewati para tamu undangan baik tingkat Nasional maupun Internasional untuk menghadiri pembukaan Festival Danau Sentarum-Betung Kerihun beberapa waktu lalu.</p> <p style="text-align: justify;">Salah satunya Ketua Komisi C Anggota DPRD Kapuas Hulu Drs. Joni Kamiso yang menyangkan terhadap ketidak sigapan Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sebab menurut Kamiso jembatan tersebut terkesan  dibiarkan begitu saja. <br /><br />“Kita sangat malu dengan kondisi jembatan yang rusak parah tersebut, padahal saat itu pembukaan Festival Danau Sentarum itu merupakan event-event besar yang melibatkan nasonal bahkan Internasional, mustahil jembatan tersebut tidak diperbaiki dan setidaknya dibangunlah jembatan darurat,” ungkapnya dengan nada kesal ketika dihubungi kalimantan-news.com, Kamis (01/12/2011). <br /><br />Menurut Kamiso bahwa untuk perbaikan jalan dan jembatan jalan Lintas Utara sesungguhnya memakan dana miliaran rupiah, dan seharusnya pihak perusahaan atau kontarktor yang saat ini melakukan atifitas perbaikan jalan dan jembatan juga wajib memperhatikan kondis jembatan yang dinilai rusak parah. <br /><br />“Pihak perusahaan itu juga wajib memperhatikan kondisi jembatan tersebut, meskipun kontraknya belum sampai kesana, namun mereka juga kan mengunakan jembatan tersebut, sebab kendaraan perusahaan juga mondar mandir disitu,” jelasnya. <br /><br />Untuk itu selaku wakil rakyat yang juga kebetulan Ketua Komisi C, Kamiso mengharapkan UPJJ Provinsi tidak berdiam diri dengan kondisi jembatan tersebut,  selain itu pihak perusahaan juga wajib melakukan perbaikan. <br /><br />“Kita harapkan UPJJ Provinsi sigap dengan hal-hal seperti itu, apalagi jembatan itu berada diruas jalan Negara menuju perbatasan juga menuju Objek wisata Danau Sentarum,"tandasnya <br />&lt;br /><br />Dirinya mengaku merasa malu saat rombongan undagan melintasi jembatan saat pembukaan Festival Danau Sentarum beberapa waktu lalu. <br /><br />"Jika Daerah punya kewenangan tentang perbaikan jembatan tersebut mungkin kondisi jembatan itu tidak separah sekarang ini, namun itukan merupakan kewenangan UPJJ Provinsi,”pungkasnya.<strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.