Kalsel Studi Banding Penanaman Modal Ke Jabar

DPRD Kalimantan Selatan melalui Panitia Khusus (Pansus) I yang membahas Raperda penanaman modal melakukan studi banding ke Jawa Barat (Jabar). "Studi banding kita hanya sekedar untuk membandingkan bagaimana Pemprov Jabar dalam melakukan penanaman modal dan atau kerjasama dengan pihak ketiga," ujar Ketua Pansus I DPRD Kalsel H Achmad Bisung, sebelum bertolak ke Bandung, Minggu. "Kan kita kini sedang membahas Raperda penambahan penyertaan modal Pemprov Kalsel kepada Perusahaan Daerah (PD) Bangun Banua. Karenanya perlu tambahan masukan atau perbandingan, antara lain dengan melakukan studi banding ke Jabar," tandasnya menjawab ANTARA Kalsel. Sebagai contoh, berapa lama kerjasama dengan pihak ketiga, serta dampak potisif dan negatifnya, lanjut Ketua Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel yang juga membidangi aset daerah/Pemprov tersebut. "Dengan studi banding dan tambahan masukan, kita berharap pembahasan Raperda penambahan penyertaan modal Pemprov Kalsel kepada PD Bangun Banua, bisa lebih maksimal," lanjut politisi senior Partai Demokrat itu. Begitu juga pelaksanaan Raperda tersebut bila sudah menjadi Peraturan Daerah (Perda) bisa lebih maksimal pula, dengan mendatangkan manfaat besar bagi pembangunan daerah dan masyarakat Kalsel, demikian Bisung. Penambahan penyertaan modal Pemprov Kalsel dalam upaya pengembangan dua buah hotel, yaitu Hotel Batung Batulis Banjarmasin dan Banjarbaru yang dipindahtanganan kepada PD Bangun Banua. Kemudian dalam pengembangan dua buah hotel tersebut, PD Bangun Banua sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kalsel akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Karena untuk pengembangan Hotel Batung Batulis Banjarmasin dari kelas melati menjadi bintang dua membutuhkan investasi sekitar Rp50 miliar. Sementara untuk pengembangan Hotel Batung Batulis Banjarbaru (36 Km utara Banjarmasin) dari kelas melati menjadi bintang tiga, dengan 100 kamar, memerlukan investasi sekitar Rp75 miliar. Bersamaan dengan Pansus I, Pansus II DPRD Kalsel yang diketuai H Mansyah Saberi dari Partai Golkar, juga melakukan studi banding ke "Bumi Siliwangi" Jabar, 29 – 31 Juli 2012. Pansus II DPRD Kalsel membahas Raperda cadangan dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) provinsi tersebut, yang seluruhnya berjumlah Rp130 miliar. Pilkada Kalsel yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk mencapai 3,6 juta jiwa itu, pada 2015 atau akhir periode kedua H Rudy Ariffin sebagai gubernur setempat. (phs/Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.