Kapolres : Isu Penculikan Menyesatkan. Masyarakat Jangan Main Hakim Sendiri

Mengenai isu penculikan yang menyebar dari pesan singkat (SMS) dimasyarakat Sintang khususnya dan umumnya Kalimantan Barat telah disikapi oleh pihak Kepolisian mulai dari Kapolda hingga kejajaran Polres bahwa isu tersebut tidaklah benar dan sangat menyesatkan masyarakat. <p style="text-align: justify;">Demikian ditegaskan oleh Kapolres Sintang AKBP Drs.Firly R.Samosir, saat ditemui kalimantan-news, Selasa (08/03/2011)<br /><br />“Masyarakat jangan terlalu percaya dan terprovokasi dengan isu yang tidak jelas itu. Saya tegaskan sekali lagi isu yang disebarkan tentang mencari organ tubuh itu tidak benar,” tegas Kapolres Sintang.<br /><br />Menurut Kapolres, sah-sah saja jika masyarakat waspada, akan tetapi tidak harus berlebihan dalam pengamanan wilayahnya.<br /><br />“Selama ini saya percaya masyarakat telah melakukan pengamanan lingkungannya masing-masing melalui ronda atau siskamling. Tapi dengan adanya isu yang beredar ini, itu harus dikesampingkan dan itu tidak benar,” tandasnya.<br /><br />Pihak kepolisian, lanjutnya tetap pada tugas dan fungsinya memberikan jaminan keamanan serta ketentraman melalui kerjasama dengan masyarakat.<br /><br />“Bila ada hal-hal dilingkungan masyarakat yang mencurigakan serta meresahkan, silahkan dilaporkan ke Pos polisi terdekat. Komunikasikan dengan kami dan jangan main hakim sendiri,” imbuhnya.<br /><br />Ditambahkan Kapolres Sintang ini, pihaknya dalam menyikapi situasi yang berkembang dimasyarakat telah melakukan langkah-langkah himbauan yang sudah disebarkan keberbagai wilayah.<br /><br />“Implementasi kita dilapangan menyikapi hal tersebut, Polres Sintang telah membuat selebaran berupa himbauan yang disebarkan diberbagai tempat mulai dari rumah ibadah dan tempat keramaian serta himbauan melalui media elektronik. Kita juga mendatangi polsek-polsek yang dinilai rentan dengan konflik,” jelas Firly.<br /><br />Dirinya juga mengungkapkan, jika hari ini jajaran Polres Sintang melalui perwira koordinatornya sudah melakukan flooting di enam polsek yakni Sintang Kota, Binjai, Kelam Permai, Tebelian, Sepauk,  dan Tempunak.<br /><br /><br /><strong>Himbauan Melalui SMS</strong><br /><br />Kapolres Sintang, AKBP Drs.Firly R Samosir juga mengungkapkan jika Kepolisian Daerah Kalimantan Barat akan segera juga melakukan himbauan via SMS kepada masyarakat. Himbauan via SMS ini diharapkan akan lebih dipercaya oleh masyarakat karena bekerjasama dengan operator seluler.<br /><br />“Bapak Kapolda telah menginstruksikan agar dilakukan kerjasama dengan pihak operator seluler guna menyampaikan pesan dalam bentuk himbauan. Saat ini saya sedang melakukan koordinasi bagaimana bisa melakukan itu dengan pihak operator,” kata Firly.<br /><br />Ditambahkan pula, selain langkah untuk menjalin kerjasama dengan operator seluler guna menyebarkan pesan singkat himbauan, pihaknya dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan dengan Muspida, tokoh masyarakat, pemuda dan agama membicarakan perkembangan situasi.<strong> (*)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.