Kapolsek Ajak Hindari Pembelian Kendaraan Tak Bersurat

Maraknya jual beli motor second di Nanga Pinoh, sangat berpeluang terhadap penjualan kendaraan gelap alias tak memiliki surat menyurat. Terlebih dengan harga yang sangat murah. Hal itu diungkapkan Kapolsek Nanga Pinoh, AKP Yoyok Kuswoyo. Menurutnya, pembelian kendaraan gelap seperti itu jangan sampai dilakukan. <p style="text-align: justify;"><br />"Jadi masyarakat harus menghindari adanya transaksi jual beli kendaraan second yang tidak ada surat menyuratnya. Karena bisa saja kendaraan yang tdk ada suratnya itu hasil curian atau pengelapan. Jadi yang membelinya juga akan terkait unsur pidana," katanya saat ditemui, Senin (31/10).<br /><br />Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, pihaknya sendiri dalam beberapa kali melakukan operasi cipta kondisi, sering kali mendapatkan warga yang membeli motor dengan harga yang murah, namun tidak memiliki surat menyuratnya. Sehingga persoalan itu menjadi bahan untuk pihaknya melalukan penyelidikan.<br /><br />"Jadi jangan senang jika mendapatkan kendaraan yang harga murah. Harus di cek terlebih dahulu, suratnya lengkap atau tidak. Jika hanya STNK, lebih baik jangan dibeli. Terkecuali ada BPKB nya. Hal ini juga agar warga terhindar dari masalah hukum," paparnya.<br /><br />Yoyok mengatakan, biasanya yang membuat warga tergiur untuk membeli kendaraan tanpa surat alias kendaraan gelap, karena harganya yang murah. Sehingga tidak berpikir panjang, yang kedepannya bisa membuatnya mendapatkan masalah hukum. <br /><br />"Jika kendaraan yang dijual ternyata motor curian, jelas yang membeli juga akan dikenakan pasal penadah. Untuk itu kita meminta, hindarilah pembelian kendaraan tanpa surat menyurat yang lengkap, meskipun harganya sangat murah," pungkasnya. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.